twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Free Forex's Ebook

Forex Books for Beginners

Candlesticks For Support And Resistance - The basics of trading with candlesticks charts by John H. Forman

Online Trading Courses - Course #1 lesson #1 by Jake Bernstein

Commodity_Futures_Trading_for_Beginners - by Bruce Babcock

Hidden Divergence - by Barbara Star, Ph.D

The Law Of Charts - by unknown author

Peaks and Troughs - by Martin J. Pring

Reverse Divergences And Momentum - by Martin J. Pring

Strategy:10 - Low-risk, high-return forex trading by W. R. Booker & Co.

The NYSE Tick Index And Candlesticks - by Tim Ord

Trend Determination - A quick, accurate and effective methodology by John Hayden

The Original Turtle Trading Rules - by OrignalTurtles.org

Introduction to Forex - by 1st Forex Trading Academy. This trading course intends to provide to all of the students analytical tools on the trading system and methodologies. In this respect, the purpose of the course is to provide an overview of the many strategies that are being used in Forex market and to discuss the steps and tools that are needed in order to use these strategies successfully.

The Six Forces of Forex - by Scott Owens. A small e-book covering the basic and the main problems of Forex trading.

Study Book for Successful Foreign Exchange Dealing - by Royal Forex.

Forex Books about Market in General

Screen Information, Trader Activity, and Bid-Ask Spreads in a Limit Order Market - An in-depth work on a Limit Order Market by Mark Coppejans and Ian Domowitz

Strategic experimentation in a dealership market - by Massimo Massa and Andrei Simonov

Limit Orders, Depth, and Volatility - by Hee-Joon Ahna, Kee-Hong Baeb and Kalok Chan

Reminiscences of a Stock Operator - the best of the best book on financial trading by Edwin Lefevre

Market Profile Basics - by Jayanthi Gopalakrishnan

Quote Setting and Price Formation in an Order Driven Market - by Puneet Handa, Robert Schwartz and Ashish Tiwari

Phantom of the Pits - General thoughts and opinions on trading and market by Arthur L. Simpson

An Introduction to Market Profile and a User's Guide to Capital Flow Software - by J. Peter Steidlmayer and Ted Hearne

The Effect of Tick Size on Volatility, Trader Behavior, and Market Quality - by Tavy Ronen and Daniel G. Weaver

Trading as a Business - by unknown author

What Moves the Currency Market? - by Kathy Lien - Find out which economic factors help shape the short-term and long-term forex landscape.

Macroeconomic Implications of the Beliefs and Behavior of Foreign Exchange Traders - by Yin-Wong Cheung and Menzie D. Chinn.

Forex Books about Money Management

Risk Control and Money Management - by Gibbons Burke

Money Management - A chapter from The Mathematics of Gambling

Position-sizing Effects on Trader Performance: An experimental analysis - by Johan Ginyard

Fine-Tuning Your Money Management System - by Bennett A. McDowel

Money Management Strategies - a vast scientific approach to the money management problem of the financial trading.

Money Management - by Dave Landry - a short and easy book on money management.

Forex Books about Trader's Psychology

A Course in Miracles - A Christian view on the probability by unknown author

Thoughts on Trading - Some general thoughts about financial trading by Joe Ross

Calming The Mind So That Body Can Perform - by Robert M. Nideffer, Ph.D

Emotion Free Trading - "How to consistently act in your own best interest with your off-the-floor trading!" by Larry Levin

How George Soros Knows What He Knows - a must-read book by Flavia Cymbalista, Ph.D

Lifestyles of the Rich and Pipped - by Rob Booker & Kim Shaftner, M.D.

The Miracle of Discipline - by W.R. Booker & Co.

Zoom in on Personal Trading Behavior And Profit from It - by Linda Bradford Raschke

The Woodchuck and the Possum - by Rob Booker

25 Rules Of Forex Trading Discipline - by Douglas E. Zalesky

Stop Losses Are For Sissies - by W. R. Brooker & Co. - a rather descriptive evidence of how important stop losses in Forex trading are.

Your Personality and Successful Trading - by Windsor Advisory Services - describes and discusses almost all psychological and emotional aspects of financial trading.

Forex Books about Strategy

1-2-3 System - A simple pattern trading system by Mark Crisp

Bollinger Bandit Trading Strategy - A trading system based on Bollinger bands indicator by unknown author

Value Area - from The Likos Letter

The Dynamic Breakout II Strategy - by unknown author

Ghost Trader Trading Strategy - by unknown author

King Keltner Trading Strategy - by unknown author

Scalp Trading Methods - by Kevin Ho

LSS - An Introduction to the 3-Day Cycle Method - by George Angell

Market Turns And Continuation Moves With The Tick Index - by Tim Ord

The Money Manager Trading Strategy - by unknown author

Picking Tops And Bottoms With The Tick Index - by Tim Ord

The Super Combo Day Trading Strategy - by unknown author

The Eleven Elliott Wave Patterns - by unknown author

The Thermostat Trading Strategy - by unknown author

Intraday trading with the TICK - by Christopher Terry

Traders Trick Entry - by Traders Educators of Traders University

Fibonacci Trader Journal - a journal covering different trading techniques based on Fibonacci indicators, by Robert Krausz. 12 issues.

Rapid Forex - a set of aggressive Forex trading strategies (Rapid Forex) by Robert Borowski and Stephen A. Pierce

Microtrading the 1 Minute Chart - a small e-book aimed on Forex newbies to teach them the basics of M1 scalping.

ICWR Forex Trading Strategy - Impulsive/Corrective Waves Retracement strategy rules and examples in this piece of marketing-language literature.

BunnyGirl Forex Trading Strategy Rules and FAQ - set of rules for a BunnyGirl trading strategy based on WMA crossing.

Forex Books for Advanced Traders

A New Interpretation of Information Rate - by J. L. Kelly Jr.

CCI Manual - by James L. O'Connell

Nicktrader and Jeff Explaining Reverse and Regular Divers - from Woodies CCI Club Discussion From January 15,16 2004

NickTrader on No Price CCI Divergence Trading - by Nicktrader

Are Supply and Demand Driving Stock Prices? - by Carl Hopman

The Sharpe Ratio - by William F. Sharpe

Articles Source : http://www.earnforex.com

Readmore »»

Forex = Judi ? – Rumor Negatif Mengenai Forex

Banyak orang mengatakan bertransaksi forex sama dengan judi. Anggapan ini makin santer dengan adanya beberapa nasabah yang mengalami kerugian pada instrumen investasi yang satu ini.

Nah sekarang kita sampai pada topik yang sensitif. Banyak orang mengatakan bertransaksi forex sama dengan judi. Anggapan ini makin santer dengan adanya beberapa nasabah yang mengalami kerugian pada instrumen investasi yang satu ini. Belum lagi ulah para Pialang ilegal yang telah melakukan berbagai aksi penipuan berkedok forex trading yang membuat investasi satu ini memiliki stigma buruk dimata masyarakat awam.

Sama dengan investasi lainnya, forex trading pun memiliki potensi kerugian. Namun apabila forex trading dikatakan judi tidaklah benar. Pada perjudian, keuntungan dan kerugian bergantung pada spekulasi. Mungkin ada faktor analisanya tapi lebih besar faktor coba-cobanya dibandingkan analisa (spekulasi > analisa).

Hal ini berbeda dengan forex trading yang memiliki berbagai indikator analisa teknikal dan analisa fundamental untuk memprediksi pergerakan kurs valuta asing. Jadi trend menguat dan melemahnya suatu mata uang dapat diprediksikan dengan analisa-analisa yang ada (analisa > spekulasi). Meskipun masih memiliki unsur spekulasi (semua investasi tetap memiliki unsur spekulasi), namun persentasenya tidak lebih besar dari analisa yang bisa kita lakukan.

Hal yang jadi pertimbangan lainnya, seandainya itu adalah perjudian maka tentulah investasi ini dilarang keberadaannya oleh pemerintah Indonesia maupun oleh pemerintah negara lainnya. Alih-alih dilarang, keberadaannya semakin menguat dan perputaran uang yang terjadi malah yang terbesar dibanding produk bursa lainnya. Di Indonesia sendiri keberadaannya diatur secara resmi melalui UU No. 32 Tahun 1997 yang membahas Margin Trading. Memang ada undang-undang mengenai perjudian yang isinya adalah melarang kegiatan perjudian. Sementara forex trading keberadaannya diatur oleh undang-undang, bukan dilarang.

Jadi kembali kepada definisi judi itu sendiri dimana faktor spekulasi menjadi lebih dominan dibandingkan dengan analisanya, maka forex trading dapat menjadi sebuah perjudian (terutama bagi mereka yang baru) apabila Anda menjalankannya dengan cara berikut:

• Tidak mengetahui risk management dengan baik.
• Tidak melakukan analisa terhadap harga pasar baik secara fundamental maupun teknikal.

Ketiga point diatas menjadi masukkan bagi Anda untuk memulai investasi di forex trading. Tanyakan kepada diri kita masing-masing apakah pialang tempat kita berinvestasi adalah pialang resmi? Apakah kita telah mengetahui manajemen resiko apa saja yang dapat dilakukan untuk menghindari kerugian? Dan apakah kita telah mampu menganalisa pergerakan harga dengan tepat (mungkin tidak harus selalu tepat, tetapi setidaknya sebagian besar tepat)?

Jika ketiga hal tersebut dapat Anda lewati, maka BelajarForex mengucapkan selamat datang pada sebuah investasi yang amat menjanjikan bagi keuangan Anda! Namun jika Anda merasa belum dapat melewatinya, jangan berkecil hati. Jika memang masih memerlukan waktu lebih lama untuk kembali belajar, itu lebih baik dibandingkan memulai lebih cepat tetapi berujung pada kerugian.

Readmore »»

Beberapa Istilah Forex yang Perlu Anda Ketahui

Jika Anda adalah seorang baru dalam dunia forex, Anda perlu mengenal beberapa istilah baru yang mungkin agak asing terdengar ditelinga Anda. Berikut istilah-istilah yang perlu Anda ketahui karena banyak digunakan oleh para trader dalam tukar menukar informasi. Jika Anda adalah seorang baru dalam dunia forex, Anda perlu mengenal beberapa istilah baru yang mungkin agak asing terdengar ditelinga Anda. Berikut istilah-istilah yang perlu Anda ketahui karena banyak digunakan oleh para trader dalam tukar menukar informasi. Selain istilah-istilah ini, masih banyak istilah lainnya yang kami sarankan Anda baca. Semua itu ada di Glossary/ kamus yang juga terletak di web ini.


Yang pertama adalah yang biasa disebut “pip” Pip adalah satuan yang biasa dipakai dalam menyebutkan nilai suatu kurs atau biasa disebut juga “points”. Contohnya: USD/CHF minggu lalu nilainya 1.4235 dan hari ini naik menjadi 1.4245 itu artinya pair ini mengalami kenaikan sebanyak 10 pips.

Hal lainnya yang perlu kita kenal adalah yang namanya “leverage”. Ini kurang lebih sama artinya dengan “margin jaminan”. Sederhananya adalah apabila kita menanamkan modal Rp.5 Juta maka apabila satuan leverage yang dikenakan adalah 1:100 itu berarti kita diberikan hak oleh pialang untuk membelikan 100 x lebih besar dari dana yang kita miliki. Berarti dengan uang sebesar Rp.5 Juta, kita diberikan dana untuk membeli mata uang asing sebesar Rp.500 Juta rupiah. Nah ini yang dinamakan margin jaminan atau leverage. Dengan cara seperti ini, maka nasabah akan sangat diuntungkan dalam bertransaksi karena dengan modal terbatas dia dapat men-trading-kan dananya dalam volume yang lebih besar.

Setiap pialang memiliki leveragenya sendiri-sendiri. Dalam hal ini, leverage besar berarti kemungkinan untung/rugi menjadi lebih besar. Demikian juga sebaliknya, leverage yang kecil maka besarnya kerugian yang mungkin terjadi menjadi lebih kecil dengan konsekuensi keuntungan juga menjadi lebih kecil nilainya.

StudiForex lebih menyarankan Anda untuk mencari pialang yang menawarkan leverage lebih lebih kecil karena dengan demikian resiko kerugian lebih kecil. Apabila Anda meyakini suatu transaksi akan menguntungkan, maka saya dapat membesarkan jumlah lot yang akan saya transaksikan.

Lalu berikutnya adalah “contract size”. Ini merupakan besarnya faktor pengali dalam perhitungan profit dan loss. Nilainya sudah fix dan ditetapkan oleh pemerintah Indonesia yaitu 10.000 (sepuluh ribu).

Hal berikutnya adalah “lot”. Lot adalah satuan kontrak pada setiap transaksinya. Jadi apabila saya bertransaksi, misalnya membeli (buy) USD terhadap CHF maka nilai satuannya dalam lot. Lagi-lagi tiap pialang memiliki aturannya sendiri dalam menetapkan lot, bergantung pada pip dan leverage mereka. Pada AsiaFXOnline, satu lot transaksi nilainya adalah Rp.1 Juta.

Hampir sama dengan itu, di marketiva leverage yang ditawarkannya juga 1:100, dimana dengan uang yang diberikan sebagai reward waktu mendaftar itu $5 kita dapat melakukan transaksi sebesar 500 quantiti ($500). Tapi dengan menggunakan semua dana yang dimiliki untuk sekali open posisi, itu bukanlah tindakan yang smart. Sebaiknya gunakan sebesar 20-30% dari marginnya itu. Jadi untuk amannya gunakan 100-150 quantiti saja waktu buka posisi. Satu hal lagi, anda bisa melakukan trading dengan quantity yang flexible. Anda bisa trading dengan 1, 5, 10, 100 atau berapa saja yang anda inginkan selagi modalnya masih mencukupi.

Margin = modal yang anda miliki. Misalnya di portfolio anda ada $5 live dan $10000 virtual berarti anda punya margin sebesar $5 (uang sebenarnya) dan $10000 (uang virtual).

Ya, itulah beberapa istilah sederhana yang perlu Anda pahami.

Readmore »»

Forex Dalam Pandangan Islam

Forex Dalam Pandangan Islam Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa Forex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam.

Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhan/komoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara.

Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai.

HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS

1. Ada Ijab-Qobul: ---> Ada perjanjian untuk memberi dan menerimaPenjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai.
Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan.
Pembeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakan-tindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat)

2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu: Suci barangnya (bukan najis)
Dapat dimanfaatkan
Dapat diserahterimakan
Jelas barang dan harganya
Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya
Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan.

Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama."Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan". (Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas'ud)

Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifat-sifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah:"Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika ia telah melihatnya".

Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam:
Kesulitan itu menarik kemudahan.
Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkus/tertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55.

JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM

Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperti dolar Amerika, Poundsterling Inggris, Euro, dollar Australia, Ringgit Malaysia dan sebagainya.
Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing sebagai alat pembayaran luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri.
Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara berwenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya terhadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing

window.google_render_ad();

Readmore »»

Why Forex Market is Unique ?

Forex markets have some unique features that provide an incomparable potential for

profitable currency trading in any market situation. A trader need not wait for the

‘opening bell’ as in the case of the exchange and has the opportunity to avail all

fruitful market conditions at any time. Since the Foreign Exchange market is the

most liquid market in the universe, traders can enter or exit the field at their will in

any market condition.

Compared to the equity markets, Forex markets offer high leverage ratio. Although

high leverage offers high profits, it may also expose the trader to extreme losses.

Under normal market conditions, the bid/ask spread is less than 0.1% (10 pips). In

the case of larger dealers, the spread could be smaller and may expand a lot in fast

moving markets.

A bear market or a bull market for a particular currency is defined in terms of the

positive or negative outlook of its future value against other currencies. If the

outlook is positive, there exists a bull market for that currency where a trader would

like to buy the said currency against other currencies. On the other hand, if the

outlook is negative, there is a bull market for the other currencies against the said

currency where a trader will be forced to sell that currency against other currencies.

This way, the Foreign Exchange market is always a bull market and for traders there

is always a bull market trading chance.

Telephones and electronic networks help the global network of Forex traders to

communicate and engage in trade with their clients. No organized exchange is there

to facilitate transactions in Foreign Exchange market unlike in the case of equity

markets. It is not possible for a single trader or even a central bank to control the

market price for so long that the Forex market is so huge with numerous

participants. When interventions are made even by mighty central banks, results

turn to be ineffective and short-lived. For this reason, central banks are becoming

little interested in interfering to manipulate market prices.

The Foreign Exchange market is known to be an unregulated market although

banking laws regulate the activities of major dealers like commercial banks in money

centers. No law specific to the Forex market controls the retail Forex brokerages in

their daily operations and many of such institutions in the United States do not even

give reports to the Internal Revenue Service.

Readmore »»

21 Tips for Trading Forex

Tips for Trading Forex

Tip 1 – Always trade with a stop order, not because you expect to lose, but to prevent a large loss from an unexpected news event like a currency devaluation, terrorist attack, tsunami, or whatever. Nobody can predict tomorrow.
Initial stops for slower moving pairs (NZD/USD, AUD/USD, EUR/USD, USD/CHF, EUR/CHF, EUR/GBP, USD/CAD) should be in the range of 20-25 pips. Just verify where the pair was trading the last few hours before the current movement started using a conventional chart found on most brokerage platforms. You can also look at the "lows" and "highs" on the smaller regression channels found in each plan to check these values against the conventional pricing over the last few hours, they always match up well. Initial stops for buys should be placed immediately below the recent lows for the last few hours of trading, initial stops for sells should be placed immediately above the recent highs. These instructions are simple so don't make it overcomplicated. Remember that stops are disaster protection. For more volatile pairs add some pips to your initial stop.

Tip 2 – Always know your money management ratio. If a trade has 100 pips of potential and you enter the trade with a 30 pip stop at the outset, then the money management ratio is 100/30 or 3.3 to 1 positive. The higher the money management ratio, the better. Everyone has losses. It’s going to happen. Just keep them small and manageable and with the proper ratio of wins and losses and the proper money management ratio and you will be fine.

Tip 3 – Many forex traders try to do too much and they lose a lot of sleep and it sometimes winds up costing them their health. Its not worth it to trade if your health is at stake. Consider getting a trading partner and opening up a joint account with them. Make sure you think alike and plan trades together so that if one person gets busy, is gone, is sick, or on vacation or whatever reason the other partner can help out. You can meet online in a chat room daily and discuss trades and mutually approve trades. In some cases partners can share expenses too.

Tip 4 – When you get into a currency trade and the trade is going your way set a time limit for resetting your stop to break even. Depending on the pair give the entry 30 minutes to 1 hour to materialize and move nicely in your favor. Do not stay up all night watching the pair or waste time online chatting with 100 people. None of this will help. After entry and initial stop placement set an alarm clock for 30 minutes to 1 hour later and then come back and look at the pair later. A cheap $10 travel alarm clock works fine. Then move your stop to near break even or just into the positive. If the trade is stalling out with slightly positive or slightly negative pips or not going your way its best to exit and keep your money to trade another day.

Tip 5 – Guidelines for exiting a profitable trade are if you have any currency pair that has moved strongly in your favor you can close out half of your lots, adjust your stop order and let the rest ride on a strong intermediate trend, or better just hold on for more until tomorrow.

Tip 6 – All traders in all markets trade with a plan, you must have a plan of entry or you are just throwing money at the forex. Put it in writing too. If you don't do this you will suffer emotional grief and financial losses. Arbitrary entries don't work in any type of trading and they don't work in to forex either . Everyone knows this. Plan your trade and trade your plan. WSS provides daily trading plans.

Tip 7 – New traders to the forex can learn to trade with the less volatile pairs and then move to the more volatile pairs later. Get your feet wet first. Experienced stock and option traders generally know how to handle the volatility better but there is still a learning period. Some of the most volatile pairs are the GBP related pairs and the CAD exotics. You can start off by only paper trading these volatile pairs then add them to your real money trading when your comfort level goes up. Each individual must decide when the time is right. If you continue to papertrade the most volatile pairs you will get the picture.

Tip 8 – Carry trades are great, these are trades where your objective is a combination of high interest income and some capital appreciation. If you buy a pair the high interest payout country must be on the left. For example if you buy the AUD/JPY you are paid the interest differential daily and it is quite large. These are buy and hold trades and more like investing rather than trading where interest accumulation gives you daily and weekly income. Start following interest rates of the various countries and regions if you are interested in this type of investing. You can also papertrade to witness how the interest accumulates. This an excellent trading style for persons who have less time to trade in their schedule. Also consider using a broker with leverage of 200:1 or higher on these types of trades.

Tip 9 – There are times in your life when you should not be trading. When you are sick, distracted, have family issues, when you are dead tired. Admit it and trade when you are in the right frame of mind. Or else ask your trading partner to take over for a couple of days (Tip 4) then you can help out next week.

Tip 10 – At some point in your trading career, the electricity will go off, the internet will die, your software will not be working, etcetera. Plan in advance for these types of problems and always use stop orders, conventional price charts, or phone in exit orders to your broker and always have a contingency plan in place or backup systems for your hardware and trading systems.

Tip 11 – Some conventional chart patterns are very important and can help you to be a much better forex trader. Focus on recognizing pennants, flags, double tops, double bottoms, ascending and descending wedges, and oscillations. These chart patters are easy to recognize and occur frequently, they also confirm your trade and direction.

Tip 12 – When using news to trigger an entry make sure you have a plan and only trade news in the direction of the trend like your plan says to. Trading news arbitrarily without a plan or against the trend will yield losing trades.

Tip 13 – Trading the forex is a stepwise process, you papertrade first, then start trading with microlots or fractional minilots, then one minilot, the multiple minilots and then ramp up over time to multiple mini lots and beyond.

Tip 14 – Rationalizing your entries can kill your account. Put your trade on and let it run. If it hits your reasonable pre-determined stop, you're out. Moving your stop against yourself is like getting up after a knockout blow; it's pointless, things will only get worse. Don't ignore the obvious, if you are wrong, the stop you set will get you out. Come back the next day or when the market look right and try again. A small loss will not hurt you, but a catastrophic loss will. The first loss you take will always be the smallest. This can all be practiced during the paper trading phase.

Tip 15 – Learning to be a longer term trader and managing your trades differently is not difficult. Anyone can teach and train themselves to do this, if you get into a nice positive trade you can always take some profit (half of your lots) and if the intermediate term trend is in place just hold onto the rest with a break even stop. "Learn while you earn" and teach yourself to be a longer term trader.

Tip 16 – Trade only with the trend and market momentum. To help you set your mind in this direction you can read the book by Michael Covel titled "Trend Following".

Tip 17 – If there are no trades available taking a break from trading and the computer is good, spending time with family and hobbies will keep you well rounded in all phases of life and when you come back to the computer your mind will be refreshed and ready.

Tip 18 – Fully understanding parallel and inverse relationships helps with trading decisions. An obvious inverse relationship is the EUR/USD and the USD/CHF. A far less obvious inverse relationship is the NZD/USD and the EUR/AUD. When trying to decide whether or not to trade the GBP/JPY or the EUR/JPY very few traders look at the EUR/GBP for guidance as to which would be the better choice. If all of the AUD pairs are weak and you enter a trade to sell an AUD pair if they are all falling together everything is in your favor for a profit.

Tip 19 – Education versus entry points.Every new forex trader needs to be educated and will have a lot of questions. But at the end of the day even the most educated person in the forex needs an entry plan. This is where WSS enters the picture. When you don't pre-plan your trades, it is essentially a thought and not an idea; thoughts are emotions and a very poor basis for doing trades. Always plan your trade and trade your plan.

Tip 20 – If you enter a trade set some kind of time limit like 45 minutes or sometimes less for volatile pairs, if you are not able to move your stop then consider exiting. Use an alarm clock for this and put it next to your computer most trades that stall are in the plus or minus 10 pip range and over time this will never hurt you. Trades that move strong in your direction are the keepers.

Tip 21 – Don't let the forex rule your life. you in charge. Don't stare at the forex all day and all night. Write a plan and set price alarms to minimize time in front of the computer. __________________
Happy Trading...

Readmore »»

Panduan Trading di Marketiva

Hati - hati, banyak iklan penawaran kerjasama / peluang investasi di Surat Kabar / Koran media nasional tentang peluang bekerja di valas / trading dengan income besar. Iklan tersebut biasanya datang dari Perusahaan Besar, investasi minimal Rp.30 juta keatas. Nah, lebih baik anda belajar sendiri di marketiva dengan tanpa investasi sepeserpun. Baru kalau anda mahir , teruskan ber - karir di marketiva !

Pada transaksi dari Trading Valas (Forex), sebaiknya anda gunakan maximum quantity contract size yang dianjurkan yaitu sebesar 5% modal anda (atau paling maximal 10% modal anda untuk penggunaan teknik ini) karena dengan quantity contract size yang sebesar 5% modal anda, maka floating open posisi dari transaksi anda akan sanggup menahan dan aman hingga 1900 point (artinya kalau total loss anda -1900 pips, anda baru akan terkena margin call atau diliquidasi)

Rumus Ketahanan Point = ( (modal equity - (total quantity contract size x 1%)) / total quantity contract size ) x 10000

Contoh: Modal awal anda $500, maka maximum quantity contract size yang anda inputkan untuk trading anda (per transaksinya) = 2500 ($25) , sehingga pergerakan pointnya (pips) menjadi $0.0001 x 2500 = $0.25 per pipsnya (untuk mata uang direct). Bila modal anda $1000 maka quantity contract size yang dianjurkan adalah 5000 ($50), dan seterusnya.

Tips ini menggunakan contoh trading pada mata uang EUR/USD . (Spread dari EUR/USD adalah yang paling rendah yaitu 3 pips). Teknik ini bisa anda kombinasikan juga dgn mata uang lainnya seperti GBP/USD dan USD/CHF

Tahap-tahap:

1. Persiapan trading pukul 17.00-18.00 WIB (GMT +7) , karena pada saat jam tersebut pergerakan harga HIGH (titik tertinggi hari itu) dan LOW (titik terendah hari itu) biasanya sudah matang .

2 . Bila pada waktu tersebut Range (jarak) harga HIGH-LOW masih dibawah 70 pips (paling bagus kalau dibawah 60 pips), maka pasanglah perintah automatic order (di kolom price type: pilih yang BUKAN Market) yaitu BUY, dan Price Type di: STOP (BUY STOP) di titik HIGH , dan SELL STOP di titik LOW . Dengan komposisi Take Profit (atau Exit Target) di 10 pips (atau boleh 20 pips) dan Stop Loss di 30 pips (atau maximum 50 pips, tergantung keadaan) -> TP: 10, SL: 30 .
KETERANGAN: Untuk mata uang GBP/USD jarak HIGH - LOW bisa dibawah 90 pips dan boleh memakai TP: 20, SL: 40. Karena pergerakan harga GBP/USD lebih tinggi daripada mata uang lainnya.

CONTOH: Jam 18.00 WIB, mata uang GBP/USD, dengan target profit (TP): 10 pips, stop loss: 30 pips (TP: 10, SL: 30). Dan data posisi HIGH saat itu=1.7500, LOW=1.7440, Maka pasanglah automatic order BUY, Price Type: STOP (BUY STOP) di titik 1.7500 (High) dan SELL STOP di titik 1.7440 (Low). Exit Target (TP) dari BUY STOP di 1.7510 (1.7500+10 pips), Stop Loss dari BUY STOP di 1.7470 (1.7500-30 pips). Exit Target (TP) dari SELL STOP di 1.7430 (1.7440-10 pips), Stop Loss dari SELL STOP di 1.7470 (1.7440+30 pips)

Mengapa begini? karena nanti pada saat jam pasar New York dibuka, maka kita bisa menangkap peluang pergerakan US Dollar yang sedang melambung ataupun menurun. Tetapi bila di jam tersebut (pk.17.00-18.00 WIB) range harga HIGH-LOW sudah diatas 70 pips, maka sebaiknya berhati-hati karena running bisa tidak menyentuk titik HIGH ataupun LOW secara maximal disaat jam pasar New York buka nanti, sehingga target profit kita harus dikurangi dan dipantau, supaya tidak terlewati dan berbalik menjadi loss.

CATATAN: Untuk mencapai target profit biasanya tidak bisa langsung dan anda harus bersabar serta memantau running price hingga biasanya jam.24.00 WIB malam (bahkan kadang bisa lebih). Karena kadang ada berita fundamental yang berpengaruh signifikan terhadap running price di jam-jam tersebut. Serta pakailah petunjuk dari Economic Calendar dan Market Data di Bloomberg sebelum anda melakukan order, karena teknik ini sangat efektif digunakan di saat pasar US$ berindikasi untuk bergerak secara signifikan terhadap mata uang lainnya.
(Kalau pasar berindikasi untuk bergerak flat atau stabil, maka sebaiknya JANGAN order posisi dulu dengan teknik ini, karena bisa loss)

3. TEKNIK TAMBAHAN: Teknik menangkap peluang diatas ini bisa anda gabungkan pula dengan cara memasang automatic order BUY LIMIT dari range HIGH -130 dan SELL LIMIT dari range LOW +130 (atau bisa dengan + - 150 pips, tergantung keadaan) dengan masing-masing komposisinya: Take Profit: 20 pips, Stop Loss: 40 pips. (TP: 20, SL: 40). Sebelum memasang order limit ini perhatikan pula faktor ketahanan point dari suatu mata uang, yaitu faktor support dan resistance yang dimana bisa anda lihat di DailyFX

CONTOH: Jam 18.00 WIB, mata uang EUR/USD, dengan target profit (TP): 20 pips, stop loss: 40 pips (TP: 20, SL: 40), Dan data posisi HIGH saat itu=1.2200, LOW=1.2140. Maka pasanglah automatic order BUY, Price Type: LIMIT (BUY LIMIT) di titik 1.2070 (1.2200-130 pips) dan SELL LIMIT di titik 1.2270 (1.2140+130 pips). Exit Target (TP) dari BUY LIMIT di 1.2090 (1.2070+20 pips), Stop Loss dari BUY LIMIT di 1.2030 (1.2070-40 pips). Exit Target (TP) dari SELL LIMIT di 1.2250 (1.2270-20 pips), Stop Loss dari SELL LIMIT di 1.2310 (1.2270+40 pips).

Teknik ini berguna untuk memanfaatkan peluang ketika running price bergerak secara sangat signifikan ke titik maximumnya, dan untuk lebih bagusnya maka sebaiknya anda memantau running price dan posisi anda tersebut.
(jika untuk penggunaan pada mata uang GBP/USD range yang dipakai adalah + - 200 pips )

4. PERLU DIPERHATIKAN: Bila salah satu automatic order sudah aktif, jangan lupa untuk membatalkan posisi yang lainnya yg masih belum aktif tersebut (bisa dengan cara men-set duration type ).
Atau jika anda ada memasang perintah otomatis untuk posisi Hedging (open posisi secara berlawanan di mata uang yg sama) , jangan lupa untuk membatalkannya juga bila anda sudah berhasil men-take profit atau terkena stop loss.

CATATAN: Bila hingga keesokan harinya (lewat pk.04.00 WIB) ada posisi yang belum teraktifkan (pending order), maka segeralah untuk dibatalkan juga, dan ulangi tahapan langkah-langkah diatas untuk pengambilan posisi baru pada hari ini.

KALKULASI ROI (Return On Investment):

Jika anda bertransaksi sebanyak 1 x 10 pips per harinya , dalam seminggu anda akan profit sebanyak:
1 x 10 pips x 5 hari = 50 pips per minggu , atau = 50 x 4 = 200 pips per bulannya
(1 minggu di Forex = efektif 5 hari, dan 1 bulan di Forex = efektif 20 hari)

Bila modal awal anda sebesar $500 , dan anda bertrading di mata uang EUR/USD dengan mendapatkan profit sebanyak 200 pips per bulan, maka hal itu sama dengan 200 pips x $0.25=$50, yaitu = 10% per bulan, atau = 120% per tahunnya !!


Jika modal awal anda adalah $5000 (sekitar Rp.50 juta) dan return (atau gain) anda sebesar 10% per bulannya, maka penghasilan anda = $500/bulan (sekitar Rp.5 juta) . Dan semua hal ini bisa anda peroleh secara langsung dan instan.

SARAN:
Bila setelah akhir bulan dan ternyata hasil trading anda kurang dari 10% , jangan anda paksakan untuk mencapai target 10% per bulan, karena lebih baik masih ada profit daripada anda loss (kehilangan profit) di bulan tersebut. Toh Anda juga masih bisa memperolehnya lagi di bulan-bulan berikutnya. (kendalikan emosi dan jangan serakah !)

Pertanyaan yang sering muncul seputar Marketiva

Q. Mengapa account saya suspended?
A. Dalam satu ip ada dua atau lebih account, marketiva membatasi satu orang satu account.

Q. Apa yang harus dilakukan jika account suspended?
A. Lakukan indentifikasi dengan cara mengupload identitas anda(Ktp/Sim/Passport), file tidak boleh lebih dari 200Kb.

Q. Bagaimana cara saya mengupload identitas saya?
A. Klik disini untuk melakukan identifikasi.

Q. Apakah withdraw di kenakan biaya atau fee?
A. Ya, Marketiva mengenakan fee sebesar $8 untuk E-Gold.

Q. Apa yang harus saya lakukan sebelum memulai trading di marketiva?
A. Lakukan analysis terlebih dahulu minimal analysis teknikal, buka situs forecasts untuk membandingkan hasil analysis Anda, ini diperlukan jika anda masih dalam tahap belajar.

Q. Kapan saya bisa bertransaksi di Marketiva?
A. Anda bisa bertransaksi mulai hari senin sampai dengan hari jum ‘at, untuk hari sabtu dan minggu Marketiva libur.

Memperkecil kekalahan dan memperbesar kemenangan

Mulailah belajar Analisis baik teknikal maupun fundamental sedikit demi sedikit.

Rajin-rajinlah mengunjungi situs-situs forecasts untuk bahan pertimbangan anda sebelum memulai trading.

Kalau anda belum paham betul tentang Forex berlanggananlah signal forex karena itu sangat membantu dalam hal pembelajaran tentang analisis.

Banyak bertanya kepada orang yang telah berpengalaman di dunia forex khususnya di marketiva atau forex online trading.

Gunakan modal anda sedikit demi sedikit dalam melakukan trading, jangan terburu nafsu ingin untung besar jika anda masih dalam tahap belajar.

Sabar dan teliti dalam bertrading.

Readmore »»