twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Free Forex's Ebook

Forex Books for Beginners

Candlesticks For Support And Resistance - The basics of trading with candlesticks charts by John H. Forman

Online Trading Courses - Course #1 lesson #1 by Jake Bernstein

Commodity_Futures_Trading_for_Beginners - by Bruce Babcock

Hidden Divergence - by Barbara Star, Ph.D

The Law Of Charts - by unknown author

Peaks and Troughs - by Martin J. Pring

Reverse Divergences And Momentum - by Martin J. Pring

Strategy:10 - Low-risk, high-return forex trading by W. R. Booker & Co.

The NYSE Tick Index And Candlesticks - by Tim Ord

Trend Determination - A quick, accurate and effective methodology by John Hayden

The Original Turtle Trading Rules - by OrignalTurtles.org

Introduction to Forex - by 1st Forex Trading Academy. This trading course intends to provide to all of the students analytical tools on the trading system and methodologies. In this respect, the purpose of the course is to provide an overview of the many strategies that are being used in Forex market and to discuss the steps and tools that are needed in order to use these strategies successfully.

The Six Forces of Forex - by Scott Owens. A small e-book covering the basic and the main problems of Forex trading.

Study Book for Successful Foreign Exchange Dealing - by Royal Forex.

Forex Books about Market in General

Screen Information, Trader Activity, and Bid-Ask Spreads in a Limit Order Market - An in-depth work on a Limit Order Market by Mark Coppejans and Ian Domowitz

Strategic experimentation in a dealership market - by Massimo Massa and Andrei Simonov

Limit Orders, Depth, and Volatility - by Hee-Joon Ahna, Kee-Hong Baeb and Kalok Chan

Reminiscences of a Stock Operator - the best of the best book on financial trading by Edwin Lefevre

Market Profile Basics - by Jayanthi Gopalakrishnan

Quote Setting and Price Formation in an Order Driven Market - by Puneet Handa, Robert Schwartz and Ashish Tiwari

Phantom of the Pits - General thoughts and opinions on trading and market by Arthur L. Simpson

An Introduction to Market Profile and a User's Guide to Capital Flow Software - by J. Peter Steidlmayer and Ted Hearne

The Effect of Tick Size on Volatility, Trader Behavior, and Market Quality - by Tavy Ronen and Daniel G. Weaver

Trading as a Business - by unknown author

What Moves the Currency Market? - by Kathy Lien - Find out which economic factors help shape the short-term and long-term forex landscape.

Macroeconomic Implications of the Beliefs and Behavior of Foreign Exchange Traders - by Yin-Wong Cheung and Menzie D. Chinn.

Forex Books about Money Management

Risk Control and Money Management - by Gibbons Burke

Money Management - A chapter from The Mathematics of Gambling

Position-sizing Effects on Trader Performance: An experimental analysis - by Johan Ginyard

Fine-Tuning Your Money Management System - by Bennett A. McDowel

Money Management Strategies - a vast scientific approach to the money management problem of the financial trading.

Money Management - by Dave Landry - a short and easy book on money management.

Forex Books about Trader's Psychology

A Course in Miracles - A Christian view on the probability by unknown author

Thoughts on Trading - Some general thoughts about financial trading by Joe Ross

Calming The Mind So That Body Can Perform - by Robert M. Nideffer, Ph.D

Emotion Free Trading - "How to consistently act in your own best interest with your off-the-floor trading!" by Larry Levin

How George Soros Knows What He Knows - a must-read book by Flavia Cymbalista, Ph.D

Lifestyles of the Rich and Pipped - by Rob Booker & Kim Shaftner, M.D.

The Miracle of Discipline - by W.R. Booker & Co.

Zoom in on Personal Trading Behavior And Profit from It - by Linda Bradford Raschke

The Woodchuck and the Possum - by Rob Booker

25 Rules Of Forex Trading Discipline - by Douglas E. Zalesky

Stop Losses Are For Sissies - by W. R. Brooker & Co. - a rather descriptive evidence of how important stop losses in Forex trading are.

Your Personality and Successful Trading - by Windsor Advisory Services - describes and discusses almost all psychological and emotional aspects of financial trading.

Forex Books about Strategy

1-2-3 System - A simple pattern trading system by Mark Crisp

Bollinger Bandit Trading Strategy - A trading system based on Bollinger bands indicator by unknown author

Value Area - from The Likos Letter

The Dynamic Breakout II Strategy - by unknown author

Ghost Trader Trading Strategy - by unknown author

King Keltner Trading Strategy - by unknown author

Scalp Trading Methods - by Kevin Ho

LSS - An Introduction to the 3-Day Cycle Method - by George Angell

Market Turns And Continuation Moves With The Tick Index - by Tim Ord

The Money Manager Trading Strategy - by unknown author

Picking Tops And Bottoms With The Tick Index - by Tim Ord

The Super Combo Day Trading Strategy - by unknown author

The Eleven Elliott Wave Patterns - by unknown author

The Thermostat Trading Strategy - by unknown author

Intraday trading with the TICK - by Christopher Terry

Traders Trick Entry - by Traders Educators of Traders University

Fibonacci Trader Journal - a journal covering different trading techniques based on Fibonacci indicators, by Robert Krausz. 12 issues.

Rapid Forex - a set of aggressive Forex trading strategies (Rapid Forex) by Robert Borowski and Stephen A. Pierce

Microtrading the 1 Minute Chart - a small e-book aimed on Forex newbies to teach them the basics of M1 scalping.

ICWR Forex Trading Strategy - Impulsive/Corrective Waves Retracement strategy rules and examples in this piece of marketing-language literature.

BunnyGirl Forex Trading Strategy Rules and FAQ - set of rules for a BunnyGirl trading strategy based on WMA crossing.

Forex Books for Advanced Traders

A New Interpretation of Information Rate - by J. L. Kelly Jr.

CCI Manual - by James L. O'Connell

Nicktrader and Jeff Explaining Reverse and Regular Divers - from Woodies CCI Club Discussion From January 15,16 2004

NickTrader on No Price CCI Divergence Trading - by Nicktrader

Are Supply and Demand Driving Stock Prices? - by Carl Hopman

The Sharpe Ratio - by William F. Sharpe

Articles Source : http://www.earnforex.com

Readmore »»

Forex = Judi ? – Rumor Negatif Mengenai Forex

Banyak orang mengatakan bertransaksi forex sama dengan judi. Anggapan ini makin santer dengan adanya beberapa nasabah yang mengalami kerugian pada instrumen investasi yang satu ini.

Nah sekarang kita sampai pada topik yang sensitif. Banyak orang mengatakan bertransaksi forex sama dengan judi. Anggapan ini makin santer dengan adanya beberapa nasabah yang mengalami kerugian pada instrumen investasi yang satu ini. Belum lagi ulah para Pialang ilegal yang telah melakukan berbagai aksi penipuan berkedok forex trading yang membuat investasi satu ini memiliki stigma buruk dimata masyarakat awam.

Sama dengan investasi lainnya, forex trading pun memiliki potensi kerugian. Namun apabila forex trading dikatakan judi tidaklah benar. Pada perjudian, keuntungan dan kerugian bergantung pada spekulasi. Mungkin ada faktor analisanya tapi lebih besar faktor coba-cobanya dibandingkan analisa (spekulasi > analisa).

Hal ini berbeda dengan forex trading yang memiliki berbagai indikator analisa teknikal dan analisa fundamental untuk memprediksi pergerakan kurs valuta asing. Jadi trend menguat dan melemahnya suatu mata uang dapat diprediksikan dengan analisa-analisa yang ada (analisa > spekulasi). Meskipun masih memiliki unsur spekulasi (semua investasi tetap memiliki unsur spekulasi), namun persentasenya tidak lebih besar dari analisa yang bisa kita lakukan.

Hal yang jadi pertimbangan lainnya, seandainya itu adalah perjudian maka tentulah investasi ini dilarang keberadaannya oleh pemerintah Indonesia maupun oleh pemerintah negara lainnya. Alih-alih dilarang, keberadaannya semakin menguat dan perputaran uang yang terjadi malah yang terbesar dibanding produk bursa lainnya. Di Indonesia sendiri keberadaannya diatur secara resmi melalui UU No. 32 Tahun 1997 yang membahas Margin Trading. Memang ada undang-undang mengenai perjudian yang isinya adalah melarang kegiatan perjudian. Sementara forex trading keberadaannya diatur oleh undang-undang, bukan dilarang.

Jadi kembali kepada definisi judi itu sendiri dimana faktor spekulasi menjadi lebih dominan dibandingkan dengan analisanya, maka forex trading dapat menjadi sebuah perjudian (terutama bagi mereka yang baru) apabila Anda menjalankannya dengan cara berikut:

• Tidak mengetahui risk management dengan baik.
• Tidak melakukan analisa terhadap harga pasar baik secara fundamental maupun teknikal.

Ketiga point diatas menjadi masukkan bagi Anda untuk memulai investasi di forex trading. Tanyakan kepada diri kita masing-masing apakah pialang tempat kita berinvestasi adalah pialang resmi? Apakah kita telah mengetahui manajemen resiko apa saja yang dapat dilakukan untuk menghindari kerugian? Dan apakah kita telah mampu menganalisa pergerakan harga dengan tepat (mungkin tidak harus selalu tepat, tetapi setidaknya sebagian besar tepat)?

Jika ketiga hal tersebut dapat Anda lewati, maka BelajarForex mengucapkan selamat datang pada sebuah investasi yang amat menjanjikan bagi keuangan Anda! Namun jika Anda merasa belum dapat melewatinya, jangan berkecil hati. Jika memang masih memerlukan waktu lebih lama untuk kembali belajar, itu lebih baik dibandingkan memulai lebih cepat tetapi berujung pada kerugian.

Readmore »»

Beberapa Istilah Forex yang Perlu Anda Ketahui

Jika Anda adalah seorang baru dalam dunia forex, Anda perlu mengenal beberapa istilah baru yang mungkin agak asing terdengar ditelinga Anda. Berikut istilah-istilah yang perlu Anda ketahui karena banyak digunakan oleh para trader dalam tukar menukar informasi. Jika Anda adalah seorang baru dalam dunia forex, Anda perlu mengenal beberapa istilah baru yang mungkin agak asing terdengar ditelinga Anda. Berikut istilah-istilah yang perlu Anda ketahui karena banyak digunakan oleh para trader dalam tukar menukar informasi. Selain istilah-istilah ini, masih banyak istilah lainnya yang kami sarankan Anda baca. Semua itu ada di Glossary/ kamus yang juga terletak di web ini.


Yang pertama adalah yang biasa disebut “pip” Pip adalah satuan yang biasa dipakai dalam menyebutkan nilai suatu kurs atau biasa disebut juga “points”. Contohnya: USD/CHF minggu lalu nilainya 1.4235 dan hari ini naik menjadi 1.4245 itu artinya pair ini mengalami kenaikan sebanyak 10 pips.

Hal lainnya yang perlu kita kenal adalah yang namanya “leverage”. Ini kurang lebih sama artinya dengan “margin jaminan”. Sederhananya adalah apabila kita menanamkan modal Rp.5 Juta maka apabila satuan leverage yang dikenakan adalah 1:100 itu berarti kita diberikan hak oleh pialang untuk membelikan 100 x lebih besar dari dana yang kita miliki. Berarti dengan uang sebesar Rp.5 Juta, kita diberikan dana untuk membeli mata uang asing sebesar Rp.500 Juta rupiah. Nah ini yang dinamakan margin jaminan atau leverage. Dengan cara seperti ini, maka nasabah akan sangat diuntungkan dalam bertransaksi karena dengan modal terbatas dia dapat men-trading-kan dananya dalam volume yang lebih besar.

Setiap pialang memiliki leveragenya sendiri-sendiri. Dalam hal ini, leverage besar berarti kemungkinan untung/rugi menjadi lebih besar. Demikian juga sebaliknya, leverage yang kecil maka besarnya kerugian yang mungkin terjadi menjadi lebih kecil dengan konsekuensi keuntungan juga menjadi lebih kecil nilainya.

StudiForex lebih menyarankan Anda untuk mencari pialang yang menawarkan leverage lebih lebih kecil karena dengan demikian resiko kerugian lebih kecil. Apabila Anda meyakini suatu transaksi akan menguntungkan, maka saya dapat membesarkan jumlah lot yang akan saya transaksikan.

Lalu berikutnya adalah “contract size”. Ini merupakan besarnya faktor pengali dalam perhitungan profit dan loss. Nilainya sudah fix dan ditetapkan oleh pemerintah Indonesia yaitu 10.000 (sepuluh ribu).

Hal berikutnya adalah “lot”. Lot adalah satuan kontrak pada setiap transaksinya. Jadi apabila saya bertransaksi, misalnya membeli (buy) USD terhadap CHF maka nilai satuannya dalam lot. Lagi-lagi tiap pialang memiliki aturannya sendiri dalam menetapkan lot, bergantung pada pip dan leverage mereka. Pada AsiaFXOnline, satu lot transaksi nilainya adalah Rp.1 Juta.

Hampir sama dengan itu, di marketiva leverage yang ditawarkannya juga 1:100, dimana dengan uang yang diberikan sebagai reward waktu mendaftar itu $5 kita dapat melakukan transaksi sebesar 500 quantiti ($500). Tapi dengan menggunakan semua dana yang dimiliki untuk sekali open posisi, itu bukanlah tindakan yang smart. Sebaiknya gunakan sebesar 20-30% dari marginnya itu. Jadi untuk amannya gunakan 100-150 quantiti saja waktu buka posisi. Satu hal lagi, anda bisa melakukan trading dengan quantity yang flexible. Anda bisa trading dengan 1, 5, 10, 100 atau berapa saja yang anda inginkan selagi modalnya masih mencukupi.

Margin = modal yang anda miliki. Misalnya di portfolio anda ada $5 live dan $10000 virtual berarti anda punya margin sebesar $5 (uang sebenarnya) dan $10000 (uang virtual).

Ya, itulah beberapa istilah sederhana yang perlu Anda pahami.

Readmore »»

Forex Dalam Pandangan Islam

Forex Dalam Pandangan Islam Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa Forex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam.

Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhan/komoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara.

Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai.

HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS

1. Ada Ijab-Qobul: ---> Ada perjanjian untuk memberi dan menerimaPenjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai.
Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan.
Pembeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakan-tindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat)

2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu: Suci barangnya (bukan najis)
Dapat dimanfaatkan
Dapat diserahterimakan
Jelas barang dan harganya
Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya
Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan.

Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama."Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan". (Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas'ud)

Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifat-sifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah:"Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika ia telah melihatnya".

Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam:
Kesulitan itu menarik kemudahan.
Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkus/tertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55.

JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM

Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperti dolar Amerika, Poundsterling Inggris, Euro, dollar Australia, Ringgit Malaysia dan sebagainya.
Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing sebagai alat pembayaran luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri.
Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara berwenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya terhadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing

window.google_render_ad();

Readmore »»

Why Forex Market is Unique ?

Forex markets have some unique features that provide an incomparable potential for

profitable currency trading in any market situation. A trader need not wait for the

‘opening bell’ as in the case of the exchange and has the opportunity to avail all

fruitful market conditions at any time. Since the Foreign Exchange market is the

most liquid market in the universe, traders can enter or exit the field at their will in

any market condition.

Compared to the equity markets, Forex markets offer high leverage ratio. Although

high leverage offers high profits, it may also expose the trader to extreme losses.

Under normal market conditions, the bid/ask spread is less than 0.1% (10 pips). In

the case of larger dealers, the spread could be smaller and may expand a lot in fast

moving markets.

A bear market or a bull market for a particular currency is defined in terms of the

positive or negative outlook of its future value against other currencies. If the

outlook is positive, there exists a bull market for that currency where a trader would

like to buy the said currency against other currencies. On the other hand, if the

outlook is negative, there is a bull market for the other currencies against the said

currency where a trader will be forced to sell that currency against other currencies.

This way, the Foreign Exchange market is always a bull market and for traders there

is always a bull market trading chance.

Telephones and electronic networks help the global network of Forex traders to

communicate and engage in trade with their clients. No organized exchange is there

to facilitate transactions in Foreign Exchange market unlike in the case of equity

markets. It is not possible for a single trader or even a central bank to control the

market price for so long that the Forex market is so huge with numerous

participants. When interventions are made even by mighty central banks, results

turn to be ineffective and short-lived. For this reason, central banks are becoming

little interested in interfering to manipulate market prices.

The Foreign Exchange market is known to be an unregulated market although

banking laws regulate the activities of major dealers like commercial banks in money

centers. No law specific to the Forex market controls the retail Forex brokerages in

their daily operations and many of such institutions in the United States do not even

give reports to the Internal Revenue Service.

Readmore »»

21 Tips for Trading Forex

Tips for Trading Forex

Tip 1 – Always trade with a stop order, not because you expect to lose, but to prevent a large loss from an unexpected news event like a currency devaluation, terrorist attack, tsunami, or whatever. Nobody can predict tomorrow.
Initial stops for slower moving pairs (NZD/USD, AUD/USD, EUR/USD, USD/CHF, EUR/CHF, EUR/GBP, USD/CAD) should be in the range of 20-25 pips. Just verify where the pair was trading the last few hours before the current movement started using a conventional chart found on most brokerage platforms. You can also look at the "lows" and "highs" on the smaller regression channels found in each plan to check these values against the conventional pricing over the last few hours, they always match up well. Initial stops for buys should be placed immediately below the recent lows for the last few hours of trading, initial stops for sells should be placed immediately above the recent highs. These instructions are simple so don't make it overcomplicated. Remember that stops are disaster protection. For more volatile pairs add some pips to your initial stop.

Tip 2 – Always know your money management ratio. If a trade has 100 pips of potential and you enter the trade with a 30 pip stop at the outset, then the money management ratio is 100/30 or 3.3 to 1 positive. The higher the money management ratio, the better. Everyone has losses. It’s going to happen. Just keep them small and manageable and with the proper ratio of wins and losses and the proper money management ratio and you will be fine.

Tip 3 – Many forex traders try to do too much and they lose a lot of sleep and it sometimes winds up costing them their health. Its not worth it to trade if your health is at stake. Consider getting a trading partner and opening up a joint account with them. Make sure you think alike and plan trades together so that if one person gets busy, is gone, is sick, or on vacation or whatever reason the other partner can help out. You can meet online in a chat room daily and discuss trades and mutually approve trades. In some cases partners can share expenses too.

Tip 4 – When you get into a currency trade and the trade is going your way set a time limit for resetting your stop to break even. Depending on the pair give the entry 30 minutes to 1 hour to materialize and move nicely in your favor. Do not stay up all night watching the pair or waste time online chatting with 100 people. None of this will help. After entry and initial stop placement set an alarm clock for 30 minutes to 1 hour later and then come back and look at the pair later. A cheap $10 travel alarm clock works fine. Then move your stop to near break even or just into the positive. If the trade is stalling out with slightly positive or slightly negative pips or not going your way its best to exit and keep your money to trade another day.

Tip 5 – Guidelines for exiting a profitable trade are if you have any currency pair that has moved strongly in your favor you can close out half of your lots, adjust your stop order and let the rest ride on a strong intermediate trend, or better just hold on for more until tomorrow.

Tip 6 – All traders in all markets trade with a plan, you must have a plan of entry or you are just throwing money at the forex. Put it in writing too. If you don't do this you will suffer emotional grief and financial losses. Arbitrary entries don't work in any type of trading and they don't work in to forex either . Everyone knows this. Plan your trade and trade your plan. WSS provides daily trading plans.

Tip 7 – New traders to the forex can learn to trade with the less volatile pairs and then move to the more volatile pairs later. Get your feet wet first. Experienced stock and option traders generally know how to handle the volatility better but there is still a learning period. Some of the most volatile pairs are the GBP related pairs and the CAD exotics. You can start off by only paper trading these volatile pairs then add them to your real money trading when your comfort level goes up. Each individual must decide when the time is right. If you continue to papertrade the most volatile pairs you will get the picture.

Tip 8 – Carry trades are great, these are trades where your objective is a combination of high interest income and some capital appreciation. If you buy a pair the high interest payout country must be on the left. For example if you buy the AUD/JPY you are paid the interest differential daily and it is quite large. These are buy and hold trades and more like investing rather than trading where interest accumulation gives you daily and weekly income. Start following interest rates of the various countries and regions if you are interested in this type of investing. You can also papertrade to witness how the interest accumulates. This an excellent trading style for persons who have less time to trade in their schedule. Also consider using a broker with leverage of 200:1 or higher on these types of trades.

Tip 9 – There are times in your life when you should not be trading. When you are sick, distracted, have family issues, when you are dead tired. Admit it and trade when you are in the right frame of mind. Or else ask your trading partner to take over for a couple of days (Tip 4) then you can help out next week.

Tip 10 – At some point in your trading career, the electricity will go off, the internet will die, your software will not be working, etcetera. Plan in advance for these types of problems and always use stop orders, conventional price charts, or phone in exit orders to your broker and always have a contingency plan in place or backup systems for your hardware and trading systems.

Tip 11 – Some conventional chart patterns are very important and can help you to be a much better forex trader. Focus on recognizing pennants, flags, double tops, double bottoms, ascending and descending wedges, and oscillations. These chart patters are easy to recognize and occur frequently, they also confirm your trade and direction.

Tip 12 – When using news to trigger an entry make sure you have a plan and only trade news in the direction of the trend like your plan says to. Trading news arbitrarily without a plan or against the trend will yield losing trades.

Tip 13 – Trading the forex is a stepwise process, you papertrade first, then start trading with microlots or fractional minilots, then one minilot, the multiple minilots and then ramp up over time to multiple mini lots and beyond.

Tip 14 – Rationalizing your entries can kill your account. Put your trade on and let it run. If it hits your reasonable pre-determined stop, you're out. Moving your stop against yourself is like getting up after a knockout blow; it's pointless, things will only get worse. Don't ignore the obvious, if you are wrong, the stop you set will get you out. Come back the next day or when the market look right and try again. A small loss will not hurt you, but a catastrophic loss will. The first loss you take will always be the smallest. This can all be practiced during the paper trading phase.

Tip 15 – Learning to be a longer term trader and managing your trades differently is not difficult. Anyone can teach and train themselves to do this, if you get into a nice positive trade you can always take some profit (half of your lots) and if the intermediate term trend is in place just hold onto the rest with a break even stop. "Learn while you earn" and teach yourself to be a longer term trader.

Tip 16 – Trade only with the trend and market momentum. To help you set your mind in this direction you can read the book by Michael Covel titled "Trend Following".

Tip 17 – If there are no trades available taking a break from trading and the computer is good, spending time with family and hobbies will keep you well rounded in all phases of life and when you come back to the computer your mind will be refreshed and ready.

Tip 18 – Fully understanding parallel and inverse relationships helps with trading decisions. An obvious inverse relationship is the EUR/USD and the USD/CHF. A far less obvious inverse relationship is the NZD/USD and the EUR/AUD. When trying to decide whether or not to trade the GBP/JPY or the EUR/JPY very few traders look at the EUR/GBP for guidance as to which would be the better choice. If all of the AUD pairs are weak and you enter a trade to sell an AUD pair if they are all falling together everything is in your favor for a profit.

Tip 19 – Education versus entry points.Every new forex trader needs to be educated and will have a lot of questions. But at the end of the day even the most educated person in the forex needs an entry plan. This is where WSS enters the picture. When you don't pre-plan your trades, it is essentially a thought and not an idea; thoughts are emotions and a very poor basis for doing trades. Always plan your trade and trade your plan.

Tip 20 – If you enter a trade set some kind of time limit like 45 minutes or sometimes less for volatile pairs, if you are not able to move your stop then consider exiting. Use an alarm clock for this and put it next to your computer most trades that stall are in the plus or minus 10 pip range and over time this will never hurt you. Trades that move strong in your direction are the keepers.

Tip 21 – Don't let the forex rule your life. you in charge. Don't stare at the forex all day and all night. Write a plan and set price alarms to minimize time in front of the computer. __________________
Happy Trading...

Readmore »»

Panduan Trading di Marketiva

Hati - hati, banyak iklan penawaran kerjasama / peluang investasi di Surat Kabar / Koran media nasional tentang peluang bekerja di valas / trading dengan income besar. Iklan tersebut biasanya datang dari Perusahaan Besar, investasi minimal Rp.30 juta keatas. Nah, lebih baik anda belajar sendiri di marketiva dengan tanpa investasi sepeserpun. Baru kalau anda mahir , teruskan ber - karir di marketiva !

Pada transaksi dari Trading Valas (Forex), sebaiknya anda gunakan maximum quantity contract size yang dianjurkan yaitu sebesar 5% modal anda (atau paling maximal 10% modal anda untuk penggunaan teknik ini) karena dengan quantity contract size yang sebesar 5% modal anda, maka floating open posisi dari transaksi anda akan sanggup menahan dan aman hingga 1900 point (artinya kalau total loss anda -1900 pips, anda baru akan terkena margin call atau diliquidasi)

Rumus Ketahanan Point = ( (modal equity - (total quantity contract size x 1%)) / total quantity contract size ) x 10000

Contoh: Modal awal anda $500, maka maximum quantity contract size yang anda inputkan untuk trading anda (per transaksinya) = 2500 ($25) , sehingga pergerakan pointnya (pips) menjadi $0.0001 x 2500 = $0.25 per pipsnya (untuk mata uang direct). Bila modal anda $1000 maka quantity contract size yang dianjurkan adalah 5000 ($50), dan seterusnya.

Tips ini menggunakan contoh trading pada mata uang EUR/USD . (Spread dari EUR/USD adalah yang paling rendah yaitu 3 pips). Teknik ini bisa anda kombinasikan juga dgn mata uang lainnya seperti GBP/USD dan USD/CHF

Tahap-tahap:

1. Persiapan trading pukul 17.00-18.00 WIB (GMT +7) , karena pada saat jam tersebut pergerakan harga HIGH (titik tertinggi hari itu) dan LOW (titik terendah hari itu) biasanya sudah matang .

2 . Bila pada waktu tersebut Range (jarak) harga HIGH-LOW masih dibawah 70 pips (paling bagus kalau dibawah 60 pips), maka pasanglah perintah automatic order (di kolom price type: pilih yang BUKAN Market) yaitu BUY, dan Price Type di: STOP (BUY STOP) di titik HIGH , dan SELL STOP di titik LOW . Dengan komposisi Take Profit (atau Exit Target) di 10 pips (atau boleh 20 pips) dan Stop Loss di 30 pips (atau maximum 50 pips, tergantung keadaan) -> TP: 10, SL: 30 .
KETERANGAN: Untuk mata uang GBP/USD jarak HIGH - LOW bisa dibawah 90 pips dan boleh memakai TP: 20, SL: 40. Karena pergerakan harga GBP/USD lebih tinggi daripada mata uang lainnya.

CONTOH: Jam 18.00 WIB, mata uang GBP/USD, dengan target profit (TP): 10 pips, stop loss: 30 pips (TP: 10, SL: 30). Dan data posisi HIGH saat itu=1.7500, LOW=1.7440, Maka pasanglah automatic order BUY, Price Type: STOP (BUY STOP) di titik 1.7500 (High) dan SELL STOP di titik 1.7440 (Low). Exit Target (TP) dari BUY STOP di 1.7510 (1.7500+10 pips), Stop Loss dari BUY STOP di 1.7470 (1.7500-30 pips). Exit Target (TP) dari SELL STOP di 1.7430 (1.7440-10 pips), Stop Loss dari SELL STOP di 1.7470 (1.7440+30 pips)

Mengapa begini? karena nanti pada saat jam pasar New York dibuka, maka kita bisa menangkap peluang pergerakan US Dollar yang sedang melambung ataupun menurun. Tetapi bila di jam tersebut (pk.17.00-18.00 WIB) range harga HIGH-LOW sudah diatas 70 pips, maka sebaiknya berhati-hati karena running bisa tidak menyentuk titik HIGH ataupun LOW secara maximal disaat jam pasar New York buka nanti, sehingga target profit kita harus dikurangi dan dipantau, supaya tidak terlewati dan berbalik menjadi loss.

CATATAN: Untuk mencapai target profit biasanya tidak bisa langsung dan anda harus bersabar serta memantau running price hingga biasanya jam.24.00 WIB malam (bahkan kadang bisa lebih). Karena kadang ada berita fundamental yang berpengaruh signifikan terhadap running price di jam-jam tersebut. Serta pakailah petunjuk dari Economic Calendar dan Market Data di Bloomberg sebelum anda melakukan order, karena teknik ini sangat efektif digunakan di saat pasar US$ berindikasi untuk bergerak secara signifikan terhadap mata uang lainnya.
(Kalau pasar berindikasi untuk bergerak flat atau stabil, maka sebaiknya JANGAN order posisi dulu dengan teknik ini, karena bisa loss)

3. TEKNIK TAMBAHAN: Teknik menangkap peluang diatas ini bisa anda gabungkan pula dengan cara memasang automatic order BUY LIMIT dari range HIGH -130 dan SELL LIMIT dari range LOW +130 (atau bisa dengan + - 150 pips, tergantung keadaan) dengan masing-masing komposisinya: Take Profit: 20 pips, Stop Loss: 40 pips. (TP: 20, SL: 40). Sebelum memasang order limit ini perhatikan pula faktor ketahanan point dari suatu mata uang, yaitu faktor support dan resistance yang dimana bisa anda lihat di DailyFX

CONTOH: Jam 18.00 WIB, mata uang EUR/USD, dengan target profit (TP): 20 pips, stop loss: 40 pips (TP: 20, SL: 40), Dan data posisi HIGH saat itu=1.2200, LOW=1.2140. Maka pasanglah automatic order BUY, Price Type: LIMIT (BUY LIMIT) di titik 1.2070 (1.2200-130 pips) dan SELL LIMIT di titik 1.2270 (1.2140+130 pips). Exit Target (TP) dari BUY LIMIT di 1.2090 (1.2070+20 pips), Stop Loss dari BUY LIMIT di 1.2030 (1.2070-40 pips). Exit Target (TP) dari SELL LIMIT di 1.2250 (1.2270-20 pips), Stop Loss dari SELL LIMIT di 1.2310 (1.2270+40 pips).

Teknik ini berguna untuk memanfaatkan peluang ketika running price bergerak secara sangat signifikan ke titik maximumnya, dan untuk lebih bagusnya maka sebaiknya anda memantau running price dan posisi anda tersebut.
(jika untuk penggunaan pada mata uang GBP/USD range yang dipakai adalah + - 200 pips )

4. PERLU DIPERHATIKAN: Bila salah satu automatic order sudah aktif, jangan lupa untuk membatalkan posisi yang lainnya yg masih belum aktif tersebut (bisa dengan cara men-set duration type ).
Atau jika anda ada memasang perintah otomatis untuk posisi Hedging (open posisi secara berlawanan di mata uang yg sama) , jangan lupa untuk membatalkannya juga bila anda sudah berhasil men-take profit atau terkena stop loss.

CATATAN: Bila hingga keesokan harinya (lewat pk.04.00 WIB) ada posisi yang belum teraktifkan (pending order), maka segeralah untuk dibatalkan juga, dan ulangi tahapan langkah-langkah diatas untuk pengambilan posisi baru pada hari ini.

KALKULASI ROI (Return On Investment):

Jika anda bertransaksi sebanyak 1 x 10 pips per harinya , dalam seminggu anda akan profit sebanyak:
1 x 10 pips x 5 hari = 50 pips per minggu , atau = 50 x 4 = 200 pips per bulannya
(1 minggu di Forex = efektif 5 hari, dan 1 bulan di Forex = efektif 20 hari)

Bila modal awal anda sebesar $500 , dan anda bertrading di mata uang EUR/USD dengan mendapatkan profit sebanyak 200 pips per bulan, maka hal itu sama dengan 200 pips x $0.25=$50, yaitu = 10% per bulan, atau = 120% per tahunnya !!


Jika modal awal anda adalah $5000 (sekitar Rp.50 juta) dan return (atau gain) anda sebesar 10% per bulannya, maka penghasilan anda = $500/bulan (sekitar Rp.5 juta) . Dan semua hal ini bisa anda peroleh secara langsung dan instan.

SARAN:
Bila setelah akhir bulan dan ternyata hasil trading anda kurang dari 10% , jangan anda paksakan untuk mencapai target 10% per bulan, karena lebih baik masih ada profit daripada anda loss (kehilangan profit) di bulan tersebut. Toh Anda juga masih bisa memperolehnya lagi di bulan-bulan berikutnya. (kendalikan emosi dan jangan serakah !)

Pertanyaan yang sering muncul seputar Marketiva

Q. Mengapa account saya suspended?
A. Dalam satu ip ada dua atau lebih account, marketiva membatasi satu orang satu account.

Q. Apa yang harus dilakukan jika account suspended?
A. Lakukan indentifikasi dengan cara mengupload identitas anda(Ktp/Sim/Passport), file tidak boleh lebih dari 200Kb.

Q. Bagaimana cara saya mengupload identitas saya?
A. Klik disini untuk melakukan identifikasi.

Q. Apakah withdraw di kenakan biaya atau fee?
A. Ya, Marketiva mengenakan fee sebesar $8 untuk E-Gold.

Q. Apa yang harus saya lakukan sebelum memulai trading di marketiva?
A. Lakukan analysis terlebih dahulu minimal analysis teknikal, buka situs forecasts untuk membandingkan hasil analysis Anda, ini diperlukan jika anda masih dalam tahap belajar.

Q. Kapan saya bisa bertransaksi di Marketiva?
A. Anda bisa bertransaksi mulai hari senin sampai dengan hari jum ‘at, untuk hari sabtu dan minggu Marketiva libur.

Memperkecil kekalahan dan memperbesar kemenangan

Mulailah belajar Analisis baik teknikal maupun fundamental sedikit demi sedikit.

Rajin-rajinlah mengunjungi situs-situs forecasts untuk bahan pertimbangan anda sebelum memulai trading.

Kalau anda belum paham betul tentang Forex berlanggananlah signal forex karena itu sangat membantu dalam hal pembelajaran tentang analisis.

Banyak bertanya kepada orang yang telah berpengalaman di dunia forex khususnya di marketiva atau forex online trading.

Gunakan modal anda sedikit demi sedikit dalam melakukan trading, jangan terburu nafsu ingin untung besar jika anda masih dalam tahap belajar.

Sabar dan teliti dalam bertrading.

Readmore »»

Sekilas Dampak Berita Ekonomi

Berikut adalah dampak dampak dari berita ekonomi terhadap mata uang USD :

  • BALANCE OF PAYMENT

    adalah Laporan yang sistematik pada suatu perekonomian dalam jangka waktu yang ditentukan antara penduduk suatu negara dengan penduduk Negara lain, termasuk pendapatan devisa yang real).
  • BUSINESS INVENTORY

    adalah hasil produksi pada suatu negara yang tidak terjual. Hasil data tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran atas permintaan.
    Untuk masa sekarang ini serta perkiraan untuk tingkat produk dalam bulan yang mendatang.
    Tingkat inventory yang tinggi merupakan gambaran dari rendahnya permintaan pada bulan lalu dan sebaliknya.
  • CAPITAL ACCOUNT

    adalah merupakan mata uang asing dikurangi dengan pembayaran untuk keperluan transaksi.
    Baik jangka masa panjang atau pendek yang berhubungan dengan " Finansial " dalam arti investasi yang ada dalam bentuk fisik, saham serta deposit uang untuk jangka waktu pendek.
  • CONSUMER CONFIDENT

    adalah index yang digunakan untuk mengukur tingkat kepercayaan konsumer dan pengusaha pada sesuatu negara.

    Indeks dibawah 50 % adalah merupakan tipikal dari perekonomian suatu negara yang masih dalam keadaan melemah sementara diatas 50% dinilai sebagai ekonomi yang berkembang.

    Indeks ini ditentukan berdasarkan " survey " yang dilakukan atas sejumlah orang secara menyeluruh di suatu negara dan golongan masyarakat ( Conference Board ) di US.

    Di Jepang hal ini dilaporkan didalam laporan tribunal oleh BOJ dan dinamakan TANKAN.

    Pengaruhnya : CONSUMER CONFIDENT MENINGKAT, US$ MENGUAT.

  • CONSUMER PRICE INDEX (CPI )

    adalah index yang merupakan ukuran atas pembiayaan hidup ( Cost Of Living ).
    Data tersebut merupakan ukuran atas adanya perubahan jumlah HARGA BARANG tertentu ( KEPERLUAN UTAMA MASYARAKAT ).
    Indeks ini biasanya dipergunakan untuk mengukur tingkat INFLASI sesuatu negara.


    Pengaruhnya : CPI TURUN, US$ MENGUAT.
  • CURRENT ACCOUNT

    adalah merupakan neraca terakhir ( NBT ) dan pembayaran dan permintaan Antara bangsa dari suatu negara yang didapat dari hasil Ekspor dan Impor barang termasuk " Unilateral Transfer ", namun tidak untuk " capital Flows ".
  • DURABLE GOODS ORDERS

    adalah merupakan bagian dari FACTORY ORDERS yang terbatas atas barang-barang tahan lama.
    Barang-barang tersebut seperti mesin, kereta, kapal terbang , kapal laut dan lain-lain.
    Dibedakan atas MILITER dan NON MILITER.

    Pengaruhnya : DURABLE GOODS ORDERS MENINGKAT, US$ MENGUAT

  • FACTORY ORDERS

    adalah merupakan jumlah pesanan ( Order ) yang baru diterima oleh para pengilang dalam jangka waktu tertentu ( biasanya dalam sebulan ).
    Dari data tersebut dapat diamati bagaimana para dealear dan pengilang untuk menentukan kapasitas produknya pada bulan mendatang.
    Data tersebut juga dipergunakan sebagai petunjuk untuk pertumbuhan ekonomi pada masa yang akan datang
    Pengaruhnya : FACTORY ORDERS MENINGKAT, US$ MENGUAT.

  • GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP )

    adalah merupakan nilai total output suatu negara ( pendapatan serta pengeluaran ) dalam batasan pendapatan dan pengeluaran dalam negeri tersebut.
  • GROSS NATIONALPRODUCT ( GNP )

    adalah merupakan GDP + ( ditambah ) dengan pendapatan negara tersebut dari hasil investasi di luar negeri.
    Tingkat pertumbuhan ekonomi ditetapkan berdasarkan GNP.

    Suatu negara dikatakan berada dalam keadaan resesi bila dalam 2 dua / 3 bulan berturut-turut mengalami GNP yang minus ataupun tingkat pertumbuhan ekonomi yang minus.

  • GNP DEFLATOR

    adalah tingkat yang ditetapkan untuk keperluan perhitungan real GNP .
    Biasanya dalam bentuk persentase (%) untuk mengurangi efek inflasi atas GNP.
    GNP disebutkan sebagai NORMAL GNP yang termasuk sebagai efek inflasi pada harga barang-barang.
    Penerimaan dan jumlah pembayaran mengurangkan GNP DEFLATOR pada GNP NOMINAL akan menghasilkan REAL GNP.
    Sehingga perkembangan yang sebenarnya setiap triwulan mahupun pertahun dapat dihitung

  • INDUSTRIAL PRODUCTION

    MERUPAKAN KETETAPAN STANDAR DARI HASIL FISIK YANG " ACTUAL " DARI INDUSTRI / FABRIK DI SUATU NEGARA DAN ( DIKURANGI ) DENGAN PENGGUNAAN GAS DAN ELEKTRIK.
    Hasil tersebut dinyatakan didalam bentuk persentase.
    Dari produksi berdasarkan periode tahunan, hal tersebut dapat menentukan tingkat harga secara umum ( INFLASI ) dari sisi SUPLY.

    Pengaruhnya : INDUSTRIAL PRODUCTION MENINGKAT, US$ MENGUAT

  • INVESIBLETRADE

    merupakan selisih antara Eksport dan Import dalam perdagangan jasa selain merchandise ( barang-barang ) termasuk sector pariwisata, Banking, asuransi transportasi dan lain-lain
  • NONFARMPAYROLLS

    merupakan data asas kesempatan kerja yang ada dalam periode bulanan selain di bidang pertanian.
    Data ini dipergunakan seagai ukuran atas trend perekonomian yang sedang berlangsung.
    NONFARMPAYROLLS yang meningkat adalah sejalan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

    Pengaruhnya : NONFARMPAYROLLS MENINGKAT US$ MENGUAT

  • OFFICIAL RESERVE

    merupakan cadangan mata uang dan Emas yang ada pada Bank Central 9 Bank Pusat ) suatu negara.

    Merupakan data yang dipergunakan untuk keperluan pemberian kredit terhadap bank- bank komersial., pengawasan atas uang yang beredar serta keperluan intervensi dalam pasaran FOREX.

    Trend yang ada dalam Official Reserve adalah merupakan gambaran aktivitas dan kebijaksanaan moneter yang ada, menyangkut uang yang beredar dan juga kegiatan intervensi.

  • Personal Income

    merupakan tingkat pendapatan bersih setelah dipotong pajak rata-rata masyarakat suatu negara.
    Perubahan yang terjadi dalam Personel Income adalah sebagai kombinasi perubahan yang terjadi dalam tingkat UPAH /LABA yang diperoleh dari perusahaan serta kebijaksanaan pajak memerintah.

    Pengaruh nya : PERSONEL INCOME MENINGKAT US$ MENGUAT

  • Producer Price Index ( PPI )

    adalah index yang merupakan ukuran atas perubahan harga yang terjadi pada bahan-bahan mentah yang akan diolah oleh produsen.
    Index yang lebih rendah adalah baik untuk para produsen ( demikian juga dengan ekoomi ) dalam arti produksi yang lebih kecil.

    Pengaruhnya : PPI TURUN, US$ MENGUAT

  • Producer Price Index Output ( PPI Output )

    adalah index yang merupakan urutan untuk perubahan yang terjadi atas barang-barang setengah jadi atau barang yang sudah jadi pada tingkat produsen sebelum dipasarkan.
    Index yang lebih rendah adalah merupakan indikasi atas biaya produksi yang rendah dan gaji karyawan yang dapat menekan laju inflasi.
    Dengan index yang semakin tinggi, berarti INFLASI YANG CENDERUNG MENINGKAT

  • Istilah Retail Sales

    adalah data yang merupakan ukuran dari jumlah total penjualan para pengecer terhadap konsumen. Merupakan indikasi atas demand yang ada pada suatu jangka waktu tertentu ataupun merupakan indikator perkembangan ekonomi suatu negara yang " real ".

    Pengaruhnya : RETAIL SALES MENINGKAT, US$ MENGUAT

    Retail Sales Index adalah index yang merupakan adanya perubahan harga dari semua barang-barang yang terdapat di konsumi sebelum digunakan. Index yang ada adalah yang dapat di konsumsi sebelum digunakan.

    Index yang ada adalah merupakan indikasi untuk peningkatan inflasi.

  • TRADE BALANCE

    disebut juga dengan Merchandise Trade yang merupakan nilai Eksport dikurangi dengan Import ( Eksport - Import ).
    Jika Eksport ( Lebih Besar ) dari Import bererti " SURPLUS " , sementara ika sebaliknya bererti " DEFISIT ".
    SURPLUS dalam neraca perdagangan adalah indikasi yang baik bagi perekonomian suatu negara.
    Perubahan yang ada biasanya akan dilaporkan setiap bulan, sementara adanya peningkatan atau sebaliknya adalah perbandingan dengan bulan lalu pada tahun yang sama ataupun pada bulan yang sama dengan tahun sebelumnya.

    Pengaruhnya : TRADE BALANCE DEFISIT, US$ MELEMAH

  • Unemployment Rate

    merupakan jumlah tingkat pengangguran yang dilaporkan setiap bulannya, tidak termasuk bidang pertanian. Tingkat pengganguran yang tinggi adalah merupakan refleksi dari rendahnya pertumbuhan ekonomi.
    Sementara tingkat pengganguran yang rendah adalah merupakan refleksi dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

    Pengaruhnya : UNEMPLOYMENT MENURUN, US$ MENGUAT.

  • Whole Sales Price Index

    adalah kombinasi dari index kmoditas industri serta pertanian dengan kata lain adalah merupakan inde untuk menetapkan perubahan yang terjadi pada harga semua komoditi.

Readmore »»

Tips Jitu Dalam Trading Forex di Marketiva.

TIPS 1. NEWS
Berikut 10 ( sepuluh ) Besar Peringkat News yang perlu di perhitungkan :
1. NonFarm_Payroll USA (efek 100 - 200 pips).
2. Trade Balance USA (efek 70 - 120 pips).
3. Interest Rate Statements (efek 100 pips).
4. Durable Good (efek 50 - 100 pips).
5. Producer Price Index (efek 50 - 60 pips)
6. PPI excl. Food and Energy (efek 50 - 60 pips)
7. Consumer Price Index (efek 50 - 60 pips).
8. CPI excl. Food and Energy (efek 50 - 60 pips).
9. Trichet, Bernanke, & Fukui Speaks (efek 30 - 100 pips).
10. Unemployment Rate (efek 30 - 50 pips).

Nah, silahkan anda gunakan perangkap pada 10-15 menit menjelang News ini muncul. Selain dari News ini, silahkan abaikan saja...

Caranya....
* Open metatrader dengan time frame 30 Menit
* Lihat harga sekarang
* Open 25 sampai 30 pips dari harga sekarang, misal harga GBPUSD sekarang adalah 1.8425, maka anda bisa open BUY STOP 1.8450 dan SELL STOP di 1.8400.
* Ambil Target sesuai dengan Kekuatan EFEK nya, misal Take Profit = 50 (TP terserah anda)
* Jangan lupa pakai Stop Loss 50% dari target anda, misal Stop Loss = 30
* Jika anda menggunakan Metatrader untuk trading real, maka jangan lupa set Trailing Stop = 15, caranya klik kanan di order anda kemudian Set Trailing Stop 15 pips. Trailing Stop bertujuan untuk menggeser stop loss menjadi take profit. misal Stop loss mula mula adalah -40 pips, maka ketika anda profit +30 maka Stop Loss akan otomatis bergeser +15 pips dan semakin profit bertambah maka trailing stop akan otomatis bertambah.



TIPS 2 : NON FARM PAYROLL (NFP)

Trik Jitu mendapatkan 100 pips dari news NFP (trik ini hampir 90% berhasil)

Check Your Calender This Month First
Efek dari news ini sangat besar 100-200 pips dan selalu seperti itu.
Temen-temen gak usah pusing mikirin ini news apa, yang jelas, setiap JUM’AT Minggu Pertama tiap bulan, NEWS ini selalu Muncul....sebulan sekali, jam 19.30 WIB.
Efek dari News ini selalu 1 (satu) arah dengan cepat, apakah keatas apakah kebawah, nah kalo gitu...ngapain ragu.....buat perangkap ajah.
Nah, sekarang coba kita buat Perangkapnya :

Strategy :
> Sebelum News Muncul.....mulai Pagi...LIBUR Trade.
> Mulai Trade sebaiknya 30 menit menjelang News Muncul.
> Pasang Perangkap, silahkan lihat Strategy Perangkap NFP.

Caranya....:
* Open metatrader dengan time frame 30 Menit
* Lihat harga sekarang
* BUY STOP di +30 dari harga sekarang, SELL STOP di -30 pips dari harga sekarang, misal harga GBPUSD sekarang adalah 1.8430, maka anda bisa open BUY STOP 1.8460 dan SELL STOP di 1.8400.
* Ambil Target sesuai dengan Kekuatan EFEK nya, misal Take Profit = 100 (TP terserah anda)
* Jangan lupa pakai Stop Loss 50% dari target anda, misal Stop Loss = 40
* Jika anda menggunakan Metatrader untuk trading real, maka jangan lupa set Trailing Stop = 15, caranya klik kanan di order anda kemudian Set Trailing Stop 15 pips. Trailing Stop bertujuan untuk menggeser stop loss menjadi take profit. misal Stop loss mula mula adalah -40 pips, maka ketika anda profit +30 maka Stop Loss akan otomatis bergeser +15 pips dan semakin profit bertambah maka trailing stop akan otomatis bertambah.

Strategy ini 90% selalu sukses.
Jika anda Trader dengan Standart Account, sebenarnya bisa melakukan trade disini cukup 1 (satu) kali satu bulan untuk target bulanan 100 pips. Maka dalam 3 bulan (hanya 3 kali trade anda sudah ROI).
Kuncinya adalah :
1. Ketahui Kapan Jadwal News NFP bakal muncul bulan ini, setiap hari JUMAT AWAL BULAN.
2. Siapkan Perangkap 100 pips di 10-30 menit menjelang News Muncul dengan Posisi seperti yang saya jelaskan tadi.
3. Jika anda sudah terbiasa dengan perangkap ini, gunakan Quantity 30 % dari Margin anda.
4. Nikmati hasilnya 1 bulan dan nunggu News NFP Bulan Depan untuk trade selanjutnya.

Hemat pulsa, libur trade 29 hari.

Simulasi,
Deposit $3000, anda trade dengan $1000 (Quantity 10.000), dengan keuntungan 1 pips = $10, dengan trade 15 menit sebulan sekali ini, 100 pips diperoleh sebagai target sehingga hasil bulanan cukup $1000.....(10 juta bro..... hanya dengan 15 menit sebulan sekali...), udah ngalahin gaji pegawai kantoran yang bekerja keras setiap hari nih..... ;p

TIPS 3 : INTEREST RATE

Banyak berpendapat bahwa Efek News ini selalu menghasilkan pergerakan yang luar biasa dari currency pair. Tetapi penulis beranggapan bahwa Interest News ini di posisi sebagai berikut :

Coba anda lihat dulu posisi currency pair dalam market saat menjelang interest news release.
Jika currency pair berada dalam posisi tertekan, maka akan memberikan efek yang cukup luar biasa, namun jika currency pairnya tidak dalam posisi tertekan, rasanya efeknya juga tidak begitu besar.

Hal ini mengindikasikan bahwa yang penting dari Release Interest Rate “Kenaikan Suku Bunga” ini bukanlah News itu sendiri melainkan hanyalah proses KESEIMBANGAN dari currency tersebut.

Nah, kalau begitu…ngapain lagi eforia dengan Interest Rate…sampe-sampe gak tidur segala nungguin News nya release, lebih baik jika anda lakukan analisis terlebih dahulu posisi rate tersebut dengan posisi currency pair yang didukungnya.

Mempelajari FOREX memang agak rumit, tapi apa salahnya just follow the leader?

amati pergerakan dimana mereka ambil posisi BUY dan sell, kapan dan berapa mereka ambil STOP LOSS

dari arah pergerakan dan alasan mereka kenapa profit, kenapa loss kenapa no trade...

kita bisa ambil maknanya..

TIPS 4. TRIK PENYEDOT E-GOLD

Parameternya adalah :
- Time Frame 4H (4 Hour)
- Set EMA4 (biru), EMA13 (hijau) dan EMA 50 (merah)
- Target Profit 50 Pips
- Style Candlestick
- Indicator RSI 14

BUY Apabila : EMA4 (biru) Memotong ke atas EMA50 (merah), diikuti EMA13 (hijau), (anda bisa juga curi start bila EMA 4 dan 13 berpotongan, tapi resikonya jika EMA 4 dan 13 ini tidak jadi menyentuh EMA 50 maka anda siap siap untuk stop dan ambil posisi kebalikan dari entry anda ) dengan pembukaan candle baru. RSI bernilai lebih 50.Anda bisa close posisi disaat EMA4 dan EMA13 kembali memotong Lihat gambar di bawah :


TIPS 5. Trik JUMAT MENJEMPUT E-GOLD
Parameternya adalah sebagai berikut :

1. EMA 336 dan berilah warna biru
2. SMA 336 dan berilah warna merah
3. SMA 20 dan berilah warna putih
4. line horisontal 2 buah...
5. lihat kalender, kapan NEWS Non farm Payroll akan terbit... biasanya setiap hari jumat awal bulan....
6. Time Frame M30

Cara masuk pasar :
1. setelah News NFP, buatlah dua garis mendatar di harga High dan low pada hari Jumat
2. Masuklah pasar disaat candle dan EMA 20 keluar dari garis merah yg membentuk box....( Lihat gambar chart saya )

Cara keluar pasar :
pantau terus dan keluarlah pasar disaat EMA 336 dan SMA 336 berpotongan / berpelukan.


TIPS 6. KHUSUS UNTUK GBP/USD

Caranya :
1. Lihat posisi open hari ini
2. Lihat posisi change pada saat mau trading
3. Start trading 12.00 s.d 21.00 maximal 23.00 wib
4. open posisi bila change bergerak ke angka +20 atau -20
5. Take profit 10 s.d 50 pips Stop Loss 30 pips / trade
6. besarnya Lot / kuantiti 5 s.d 20 % dari modal / per trade

contoh :
Hari ini open di titik 1.9700, buy jika tersentuh 1.9720 dan sell jika tersentuh 1.9680
Take profit 10 s.d 50 pips dan stop loss 30 pips

Catatan :
Karakter GBP USD ini adalah jika pair ini bergerak ke angka change 20 maka rata rata akan meluncur dan akan reverse di angka change 30 s.d 40.
GBP USD akan sideways di change 20 dan 30, sideways biasanya disebabkan hari sebelumnya terjadi pergerakan harga yang cukup besar sekitar 100 s.d 200 pips, maka pair ini hari berikutnya biasanya akan sideways.
mudah toh... ?? :)



Readmore »»

Trading dengan Time Frame

Sampai di pokok bahasan ini kemampuan Anda dalam melakukan analisa terhadap pergerakan pasar sudah sangat baik. Anda telah mampu melakukan analisa teknikal dengan berbagai indikator bahkan juga menambahkan sedikit Elliott atau Fibonacci disana. Kami ucapkan selamat! Setidaknya Anda telah belajar untuk bertrading forex dengan menggunakan analisa dan tidak lagi melakukan hitung kancing atau analisa tebak-tebak buah manggis. Sampai di pokok bahasan ini kemampuan Anda dalam melakukan analisa terhadap pergerakan pasar sudah sangat baik. Anda telah mampu melakukan analisa teknikal dengan berbagai indikator bahkan juga menambahkan sedikit Elliott atau Fibonacci disana. Kami ucapkan selamat! Setidaknya Anda telah belajar untuk bertrading forex dengan menggunakan analisa dan tidak lagi melakukan hitung kancing atau analisa tebak-tebak buah manggis.
Kalau diperhatikan baik-baik maka Anda akan menemukan bahwa pada berbagai grafik yang ditampilkan digunakan berbagai time frame yang berbeda. Kadang digunakan timeframe D1 (daily) atau kadang digunakan H1 (1 jam). Apakah maksudnya? Nah dalam trading, seringkali Kita tidak hanya cukup menggunakan satu grafik saja untuk satu mata pasangan mata uang yang dimana Kita bertrading. Adalah bijaksana melakukan trading dengan multiple time frame.

Penggunaan time frame yang beragam akan membantu Kita untuk menentukan 2 hal yaitu:
Trend global jangka panjang yang sedang terjadi
Waktu yang tepat untuk melakukan eksekusi Buy/ Sell

Kedua hal diatas merupakan bagian krusial dalam bertrading. Bayangkan jika Anda tidak mengetahui trend jangka panjang yang sedang terjadi. Dan karena grafik 1 jam atau 15 menit Anda menunjukkan trend sedang mengarah ke downtrend lalu Kita membuka posisi sell. Sementara padahal trend dalam jangka panjang menunjukkan harga sedang mengalami kenaikan. Nah apakah yang akan terjadi?

Dalam jangka waktu singkat (beberapa jam kedepan) apabila analisa teknikal Anda cukup valid mungkin posisi Anda akan profit namun tidak jika Anda menahan posisi Anda hingga berhari-hari misalnya. Dikarenakan dalam trend harian harga menunjukkan arah naik maka secara perlahan posisi profit Anda akan segera berubah menjadi minus. Celakanya lagi apabila Anda tidak menggunakan Stop Loss maka besar kemungkinan Margin Call akan terjadi. Sampai disini kerepotan besar akan segera datang termasuk efek-efek sosial yang timbul karena Anda mengalami loss.

Nah disinilah pentingnya Kita menggunakan multiple time frame dalam bertrading. Kebanyakan trader menggunakan time frame yang lebih besar untuk menentukan trend jangka panjang seperti 4h (4 jam) atau D1 (harian). Sedangkan untuk menentukan pengambilan posisi maka Anda memerlukan time frame yang lebih pendek bisa 15M (15 minutes) atau juga H1 (1 jam). Nah perkara mana yang digunakan, semuanya bergantung dengan cara trading Anda. Setiap orang memiliki siklus trading yang berbeda-beda. Ada yang membuka posisi dan setelah berhari-hari bahkan bisa sampai sebulan baru posisinya ditutup (ini dinamakan swing trader) atau ada juga yang hanya dalam hitungan jam posisinya sudah dibuka dan ditutup berkali-kali. Mari Kita pelajari satu persatu.

Swing Trader, Day Trader and Scalper

Seperti telah diterangkan diatas bahwa setiap orang memiliki siklus tradingnya sendiri-sendiri. Beberapa orang dikarenakan keterbatasaan waktunya tidak dapat melihat harga setiap saat (seperi Saya…) sehingga memilih untuk bersikap lebih pasif seperti layaknya kebijakan seoarang Warren Buffet.

Ada juga beberapa orang yang memiliki waktu dan akses yang cukup sehingga memungkinkannya untuk memantau pergerakan harga dan mencoba mengambil profit semaksimal mungkin dalam dunia forex. Dengan demikian dia mencoba tradingnya dengan membuka posisi harian.

Swing Trader merupakan mereka yang memutuskan trading dengan cara yang pertama. Para Swing trader cenderung untuk menahan posisinya hingga berhar-hari hingga berbulan-bulan. Bahkan ada yang menahan posisinya hingga satu tahun! Trader dengan pola seperti ini cenderung untuk menunggu sampai harga berada pada posisi terbaiknya baru kemudian membidik dengan membuka sejumlah lot dan menempatkan target profit cukup besar. Biasanya mereka membuka posisi hanya pada kondisi yang sangat ekstrim dimana harga sudah sangat tinggi atau harga sudah sangat rendah menurut history pergerakan dalam beberapa minggu terakhir. Dikarenakan kondisi demikian tidak terlalu sering terjadi maka sekali mereka mendapatkan kesempatan tersebut maka target yang dikejar pun sangat besar dan juga diimbangi dengan dana yang cukup untuk menahan pergerakan harga karena biasanya mereka menentukan titik Stop Loss yang juga lumayan besar. Itu sebabnya para Swinger seringkali memulai trading mereka dengan modal lumayan seKitar $3000 untuk sebuah mini trading.

Para Swinger lebih sering menggunakan time frame harian atau 4h untuk menentukan trend jangka panjang mereka. Untuk pengambilan keputusan Buy atau Sell, biasanya mereka cukup menggunakan grafik 1h saja. Maksudnya begini: pada saat mereka hendak mencari saat yang pas untuk membuka posisi maka mereka akan membuka chart 1D atau 4H mereka. Kemudian mereka menentukan trend apakah yang sedang terjadi ketika pada grafik 1D tersebut. Jika trend menunjukkan situasi dengan menuju uptrend maka mereka hanya akan mencari posisi Buy dan tidak akan membuka posisi sell sama sekali.

Selanjutnya mereka akan mencari waktu yang tepat untuk membuka posisi. Caranya adalah dengan menunggu grafik H1 berada pada arah yang sama dengan D1. Artinya jika D1 menunjukkan arah naik maka Swinger akan menunggu waktu dimana H1 juga menunjukkan arah yang naik. Setelah itu posisi Buy pun dilakukan. Ketika mereka masuk maka biasanya mereka akan menentukan berapa target profit mereka. Rata-rata trader dengan tipe seperti ini akan mengejar target di atas 100 points sehingga membutuhkan beberapa hari hingga beberapa minggu untuk mencapainya.

Hal lainnya yang perlu diketahui adalah para Swinger ini bahkan tidak segan-segan melakukan aksi counter trend hanya untuk mengambil pembukaan posisi. Misalnya ketika harga sudah mencapai daerah jenuhnya (katakanlah Overbought) maka mereka tidak takut untuk mengambil posisi Sell meskipun trend kenaikan belum berakhir. Anggapan mereka adalah demi menghemat waktu dikarenakan mereka kebanyakan tidak menyukai memantau grafik mereka terus-terusan. Itu sebabnya mereka memiliki modal yang cukup besar untuk menahan pergerakan harga demikian dengan asumsi bahwa tidak lama lagi harga akan bergerak turun meskipun pada saat ini masih sedang dalam trend naik.

Kelebihan dari bertrading dengan model seperti ini adalah pertama ada pada kemudahan analisa yang diberikan. Perlu diketahui bahwa semakin besar time frame yang Kita gunakan maka akan semakin mudah bagi Kita untuk memprediksi pergerakan harga. Sebaliknya semakin kecil time frame yang digunakan maka akan semakin sulit bagi Kita untuk memprediksi pergerakan dengan benar. Hal ini dikarenakan dengan time frame yang lebih kecil grafik seringkali lebih bergerigi (whipsaw) sehingga sulit membaca trend utamanya.

Kemudahan lainnya adalah pada sisi tekanan psikologis yang diberikan. Dikarenakan para Swinger menggunakan time frame yang lumayan besar maka biasanya mereka tidak perlu memantau pergerakan grafik setiap jam. Satu hari sekali pun tidak masalah. Akibatnya mereka akan lebih nyaman secara psikologis dan terhindar dari tekanan pasar di setiap pergerakannya. Well happier life, isn’t it? Dan dengan alasan yang sama mereka pun biasanya dapat melakukan aktivitas sehari-hari mereka diluar trading dengan baik.

Kekurangannya? Tentu saja ada! Kekurangan yang paling mendasar dalam bertrading dengan pola Swing seperti ini adalah di permasalahan modal. Anda tidak dapat melakukan Swing trading hanya dengan modal $500! Dikarenakan Stop Loss yang dikenakan cukup panjang maka biasanya mereka membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk bertrading. Paling tidak $2000. Itu pun sudah sangat minimal sekali. Belum lagi jika mereka bermain tidak cukup hanya dengan 1 lot saja untuk satu kali pembukaan posisi, maka modal yang disertakan bisa mencapai beberapa kali lipat mulai $4000 bahkan hingga puluhan ribu Dollar.
Persoalan kedua dalam swing trading adalah ada pada kesempatan yang diperoleh. Seringkali para Swinger ini tidak dapat membuka posisi sementara trader tipe lain seperti Day Trader atau Scalper dapat menangguk keuntungan pada pergerakan yang ada. Penyebabnya adalah kesempatan bagi para Swinger jauh lebih sedikit dibanding para trader tipe lain. Itu disebabkan mereka harus menunggu harga berada pada kedua titik ekstrim untuk membuka posisi. Ketika harga sedang bermain di garis mediannya (garis tengah) maka mereka tidak dapat melakukan apa pun selain menunggu. Pekerjaan yang membosankan!

Day Trader merupakan trader dengan model harian. Biasanya trader tipe ini akan membuka posisinya dan menutup dihari yang sama. Paling lama hanya dalam kisaran beberapa hari dan sangat jarang melewati minggu yang berjalan. Maksudnya sebisa mungkin mereka akan menutup posisi mereka sebelum awal minggu berikutnya dimulai. Jadi jika mereka membuka posisi hari Kamis maka sebelum Sabtu pagi mereka akan menutup posisi mereka karena mereka tidak menyukai menunggu hingga hari senin dimana pola dan trend baru sedang terjadi.

Nah para Day Trader ini biasanya menggunakan time frame 4H atau 1H sebagai penentu long term trendnya. Sedangkan untuk eksekusi harian mereka lebih suka menggunakan time frame 15M.

Dikarenakan time frame dan waktu trading yang singkat, target profit mereka pun tidaklah terlalu besar. Hanya ada dalam kisaran dibawah 100 points. Kebanyakan adalah seKitar 30-50 points. Namun justru dikarenakan target profit mereka tidak terlalu besar maka mereka dapat melakukan pembukaan posisi beberapa kali dalam satu harinya. Bahkan Saya pernah bertemu dengan seorang day trader yang bertrading hingga 13 lot dalam satu hari padahal deposit awal yang dia masukkan hanya sebesar $500!! Ini tergolong day trader yang sangat aktif.

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika seseorang melakukan day trader. Hal terutama adalah pada deposit awal yang dilakukan. Seorang day trader dapat memulai hanya dengan modal $1000 saja. Bahkan beberapa yang sudah mahir bertrading mampu mengembangkan dananya hingga ratusan persen dalam beberapa bulan padahal mereka memulai hanya dari sebesar $500 saja. Meskipun demikian memang tidak disarankan memulai trading hanya dengan modal $500 dikarenakan besarnya resiko yang mungkin terjadi jikalau Anda adalah seorang pemula. Bagaimana pun modal tidak bisa dibohongi. Apakah kalian setuju dengan Pak Guru anak-anak?

Manfaat lain ketika Anda melakukan trading dengan pola day trader adalah pada banyaknya kesempatan yang bisa diambil. Dikarenakan target profit yang dikejar tidak lebih dari 100 points, kesempatan ini dapat timbul hampir setiap hari diberbagai jenis pasangan mata uang utama. Jikalau Anda cukup pAndai, entahkah harga sedang berada dalam gelombang naik atau turun, seorang day trader mampu mendapatkan profit dari sana. Para day trader tidak terlalu memusingkan akan trend jangka panjang seperti seorang Swinger. Hal ini disebabkan bagi mereka trading adalah hari ini. Dengan melihat pergerakan hari ini maka itulah kondisi market yang bisa diambil. Itu sebabnya mereka menggunakan time frame yang relatif lebih pendek seperti 15M atau 10M.

Kekurangan dalam trading dengan pola seperti ini tentu saja ada. Jika pada seorang Swinger kelebihannya ada pada mudahnya pengontrolan posisi dah harga, hal ini justru menjadi kendala seorang day trader. Seorang day trader harus cukup kuat memantau pergerakan harga beberapa kali setiap harinya. Jikalau tidak demikian mereka dapat kehilangan kesempatan mereka dalam pembukaan posisi. Hal in berimbas pada besarnya kemungkinan seorang day trader mengalami tekanan psikologis yang diakibatkan perubahan harga dari detik ke detik. Anda yang sudah pernah membuka real account atau sedang menjalankan real account tahu maksud Saya. Pada real account, titik psikologis memegang peranan yang sangat penting jauh melebihi tekanan mana pun.

Kekurangan lainnya adalah pada kelebihan seorang day trader yaitu derajat keaktifannya. Semakin aktif seseorang membuka posisi maka resiko yang ditempuh juga akan semakin besar. Jadi alih-alih mendapatkan profit, seorang day trader yang tidak mahir membaca grafik acapkali mengalami loss dalam jumlah cukup besar dalam waktu yang singkat.

Pola trading terakhir yang perlu diketahui adalah tipe Scalping. Scalping berasal dari bahasa Inggris (scalp) yang artinya adalah kutu loncat. Nah trading dengan tipe scalping memang kurang lebih menganut paham ini. Tanpa bermaksud merendahkan para Scalper dunia, mereka seringkali memanfaatkan situasi pergerakan harga yang sangat kecil dan tiada artinya bagi seorang Swinger. Bagi mereka, keuntungan 10-15 points sehari adalah sudah cukup yang penting adalah stablitasnya.

Maksudnya begini: Dengan mengambil keuntungan sekecil itu, para Scalper berpandangan bahwa hal tersebut jauh lebih mudah dibandingkan mengejar keuntungan 100 points dalam satu kali trade nya. Seringkali mereka juga mengambil jumlah lot yang jauh lebih banyak untuk satu kali pembukaan posisi dibandingkan para trader kebanyakan. Andaikata dengan modal $2000 seorang Swinger membuka lot hanya sebanyak 2 lot dalam satu kali transaksi, para Scalper dapat membuka posisi hingga 5 kali lipatnya! Bagaimana jika terjadi margin call? Nah titik margin call itu bagi mereka adalah titik Stop Loss mereka! Namun sebaliknya ketika profit sebesar 10 points mereka peroleh, bayangkan saja 10 x 5 = 50 lot. Sama bukan dengan seorang day trader? Tapi kali ini jauh lebih mudah karena hanya mengincar 10 points saja. Belum lagi dikarenakan hanya mengincar profit 10 points saja, mereka dapat membuka posisi berkali-kali hingga puluhan kali dalam satu hari. Hmm… betapa aktifnya mereka!

Seorang scalper biasanya menggunakan time frame 1H dan 5M dalam trading mereka. 1H berguna untuk menentukan major trend yang sedang terjadi sedangkan 5M digunakan sebagai penentu eksekusi.

O ya, bagi seorang scalper, spread sangat penting peranannya bagi mereka. Para scalper sering kali mencari pialang dengan spread yang sangat kecil. Semakin kecil akan semakin baik dikarenakan bagi mereka selisih 1-2 points saja sangat penting artinya. Itu sebabnya mereka biasa bertrading pada pialang luar seperti GAIN Capital (bukan promosi lho hehehehe).

Kelebihan dari trading dengan model seperti ini adalah mudahnya Kita mendapatkan profit yang Kita kejar. Pergerakan 10 points bahkan dapat dicapai ketika pasar sedang sangat-sangat sepi dan bursa London dan Newyork sedang tutup! Keaktifan Kita membuka posisi juga tentunya jauh lebih besar dibandingkan seorang Day Trader apalagi Swinger. Modal yang disertakan juga tidak perlu besar-besar sekali. $1000 sudah lebih dari cukup. Bahkan $500 pun tidak masalah.

Kekurangannya? Ada. Permasalahan paling utama adalah menentukan titik Stop Loss yang akan diambil. Dengan target profit hanya 10 points maka jika Kita mau yang berimbang maka SL Kita pun harus sama besarnya yaitu 10 points. Tapi masalahnya sama seperti target 10 points dapat tercapai dengan mudah maka batas Stop Loss sebesar 10 points pun tidak kalah mudahnya.

Kalau begitu bagaimana kalau SL Kita tentukan sebesar 30 points? Bukankah jadi lebih mudah mencapai profit sementara SL menjadi jauh lebih longgar? Benar. Namun 3 x Anda profit dalam 1x loss saja semuanya sudah impas.

Nah kalau Scalping tanpa SL bagaimana? Ini juga tidak kalah sulitnya. Memang akan jauh lebih mudah mencapai profit. Tapi coba bayangkan Anda harus menunggu berhari-hari karena posisi Anda terfloating negatif tapi ketika Anda profit Anda hanya mengambil 10 Points saja! Bukankah itu aneh? Resiko yang Kita tanggung adalah sampai tingkat Margin Call dimana semua dana Kita hilang tetapi keuntungan yang Kita ambil hanya 10 points! Benar-benar tidak masuk akal.

Ok itu adalah berbagai macam metode trading yang digunakan para trader di dunia. Perlu dipahami disini bahwa tidak ada satupun metode trading yang telah disebutkan diatas lebih baik dibandingkan metode lainnya. Setiap metode memiliki orang-orang suksesnya sendiri yang telah mencoba metode tersebut bertahun-tahun. Namun juga ada saja yang merugi karenanya.

Kunci disini adalah menemukan metode trading yang tepat bagi diri Anda sendiri. Coba tanyakan pada diri Anda sendiri berapa banyak waktu dan modal yang Anda miliki? Apakah Anda seorang yang sibuk dalam pekerjaan sehari-hari? Jika ya maka bergabunglah dengan para Swingers. Atau jika Anda senang dengan sebuah petualangan, bergabunglah dengan Scalpers. Tidak ada masalah sama sekali. Sepanjang itu sesuai dengan kepribadian Anda maka itu akan benar-benar berguna.
Yang perlu ditekankan disini adalah penggunaan multiple time frame akan sangat membantu Anda dalam menentukan kondisi yang sedang terjadi di market. Satu kunci sederhana dalam menentukan time frame adalah: time frame yang lebih kecil selalu akan menuruti time frame yang lebih besar. Ini penting untuk Anda pahami. Andaikata Anda menemukan grafik H1 Anda menunjukkan arah turun dan sebaliknya D1 Anda menunjukkan arah naik maka adalah baik untuk menunggu sampai keduanya searah. Atau jikalau Anda pun memaksa untuk membuka posisi maka ikutilah time frame yang lebih besar! Karena dalam hitungan beberapa jam kedepan harga memang akan turun tetapi dalam hitungan hari harga akan terus naik dan naik!

Readmore »»

Analisa Fundamental

Pada dasarnya analisa fundamental memadukan berita-berita dalam sektor ekonomi, politik dan keamanan dalam sebuah negara dan memadukannya dengan bagaimana reaksi pasar terhadap berita yang disajikan tersebut untuk dapat mengetahui kemana arah tujuan harga mata uang negara tersebut

Kunci dari analisa ini ada demmand dan supply. Pada dasarnya pelaku pasar adalah manusia juga. Dengan mengukur lebih banyak mereka yang melakukan aksi beli (demmand) atau sebaliknya aksi jual (supply) maka kita dapat mengetahui kemana harga akan bergerak. Pendeknya jika demmand bertambah sementara supply tetap maka seperti layaknya sembako di tanah air, harga akan segera merangkak naik. Demikian juga sebaliknya ketika supply (penawaran) yang bertambah tetapi demmand tetap maka harga akan mulai turun dikarenakan barang banyak di pasar.

Kadangkala harga pasar juga seringkali digerakkan oleh emosi sesaat, tanpa berita ekonomi apa pun sering kali terjadi aksi kenaikan atau penurunan harga mata uang. Biasanya ini disebabkan pergeseran demmand supply karena adanya pihak-pihak tertentu yang melakukan aksi pembelian atau penjualan dalam jumlah besar.

Jenis-Jenis Berita Fundamental

Berita fundamental yang berperan dalam menentukan naik turunnya nilai mata uang adalah berita ekonomi. Informasi-informasi seperti tingkat pengangguran, index kepercayaan konsumen dan produsen atau berita-berita sejenis lainnya menentukan apakah sebuah mata uang akan menguat atau justru melemah terhadap pasangan mata uang lainnya.

Sebagian besar berita tersebut mengacu pada naik turunnya inflasi dalam sebuah negara. Dalam keadaan dimana inflasi mulai berjalan ke arah naik maka biasanya bank sentral akan menaikkan tingkat suku bunga. Kenaikan suku bunga dalam sebuah negara biasanya akan diikuti kenaikan sementara (namun besar) pada mata uangnya. Secara logika hal ini bisa disebabkan karena sektor perbankan juga turut menaikan suku bunganya termasuk suku bunga tabungan dan deposito. Hal ini memicu semakin banyaknya dana yang dihimpun di bank sehingga uang yang beredar di pasaran akan berkurang. Sesuai hukum demmand supply ketika supply berkurang maka harga barang pun akan meningkat. Bahkan jikalau bank-bank di negara yang bersangkutan pun tidak ikut menyesuaikan dengan tingkat suku bunga yang ada psikologi dan pandangan para trader tetaplah demikian. Akibatnya mereka pun segera melakukan aksi buy yang akan menyebabkan demmand bertambah.

Ada puluhan berita fundamental yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar kedepannya. Ada berita fundamental yang penting untuk diperhatikan ada juga berita fundamental yang tidak diperlukan sama sekali dikarenakan berbagai faktor. Dalam hal ini memang adalah penting untuk memilah-milah berita fundamental yang penting dan tidak penting.

window.google_render_ad();
Untuk analisa fundamental ini anda bisa kunjungi situs www.forexfactory.com, disitus tsb lengkap list news2 yang akan keluar dan jam berapa news itu akan keluar biasanya di list tsb ada 3 kolom gambaran yaitu kolom previous (yg berisi data mengenai efek pada news tsb pada waktu yang lalu) dan Forecast (prediksi efek news yg akan datang thd mata uang tsb), serta actual (yaitu efek yg telah terjadi pada saat news itu dikeluarkan.

Kemudian pada saat nilai actual diumumkan, maka akan ada tiga kemungkinan yang mungkin terjadi:

1. Nilai actual lebih besar dari forecast: dalam kasus Retail Sales maka ini akan mengakibatkan mata uang akan menguat lebih jauh lagi dikarenakan hasilnya ternyata jauh lebih baik dari yang diharapkan.

2. Nilai actual kecil dari forecast tapi masih di atas prevoius: dalam kasus Kita kali ini, ini akan mengakibatkan mata uang melemah karena ternyata apa yang diharapkan pasar tidak terjadi.

3. Nilai actual dibawah forecast dan previous: Tentu saja mata uang akan melemah dengan cepat karena ternyata perhitungan forecast meleset jauh dengan kenyataannya.

Readmore »»

Analisa Teknikal

Analisa Teknikal adalah analisa yang mayoritas menggunakan grafik dari pergerakan suatu pair mata uang tertentu dalam kurun waktu tertentu pula.Grafik pergerakan nya juga merupakan refleksi dari keadaan market forex yg tengah terjadi sebelum atau sedang berjalan.

Trader analisa teknikal menggunakan acuan dari perilaku2 trader2 pada masa terdahulunya

Dasar - dasar Technical :
1. Mengenal pola suatu mata uang ;
2. Support dan Resistance ;
3. Channel ;
4. Divergence;
5. Candle stick.

Moving Average (MA) dan Relative Strength Index (RSI)

MA merupakan metode paling simple dan yang paling banyak digunakan dalam menganalisa suatu pergerakan mata uang. Secara sederhana untuk menganalisa dengan menggunakan MA yaitu dengan melihat titik temu garis MA dengan harga index. apabila garis MA diatas garis index maka trend mata uang tersebut turun dan begitu juga sebaliknya bila garis MA di bawah garis index maka tren akan segera naik.


Sedangkan RSI berfungsi untuk menghitung perbandingan antara daya tarik kenaikan dan penurunan harga, yang diterjemahkan ke dalam indikator yang memiliki selang nilai 30 - 50-70

Konformasi kejadian Overbought/Oversold atau titik jenuh pembelian dimana indikasi untuk segera melakukan jual atau titik jenuh penjualan dimana harga akan segera naik sebagai indikasi untuk melakukan aksi beli;
* Konformasi kejadian positif atau negative divergence;
* Konformasi gerakan, menganalisa trend yang akan terjadi.

Bisa dilihat di RSI pada garis apakah pergerakan mata uang tsb pada saat ini di bawah 30 ,pada angka 50 atau diatas 70?

Satu contoh untuk anda, bila RSI di bawah 30 maka anda dapat menyimpulkan kalo kondisi sekarang pada Oversold dimana dimungkinkan akan terjadi kenaikan. Akan tetapi tunggu dulu sebelum menentukan transaksi lihat juga posisi MA apakah mau menyinggung garis index apa tidak? kalo seandainya dimungkinkan akan menyinggung dan akan berpotongan dengan garis index maka posisi saat ini sangat bagus untuk anda buka posisi buy

Readmore »»

Strategi Trading Dengan Interest Rate

Silahkan anda coba pahami dan pelajari strategi ini

  • Coba anda lihat dulu posisi currency pair dalam market saat menjelang interest news release.
  • Jika currency pair berada dalam posisi tertekan, maka akan memberikan efek yang cukup luar biasa, namun jika currency pairnya tidak dalam posisi tertekan, rasanya efeknya juga tidak begitu besar.

Hal ini mengindikasikan bahwa yang penting dari Release Interest Rate “Kenaikan Suku Bunga” ini bukanlah News itu sendiri melainkan hanyalah proses KESEIMBANGAN dari currency tersebut.

Non Farm PayRoll (NFP)

Yang hanya muncul 1 bulan 1x pada jum'at malam pukul 19:30 WIB pada minggu pertama.


Contoh Efek news NPF bisa menembus +185 pips dalam waktu yg sangat singkat

Contoh lain angka menembus +150 pips dalam waktu yg singkat setelah keluar news tsb

Tinggal sekarang kita memasang trap / perangkap untuk menghadapi news tsb.


Strategy :

  • Mulai Trade sebaiknya 30 menit menjelang News Muncul.
  • Pasang Perangkap, silahkan lihat Strategy Perangkap NFP.

Caranya:

  • Cari High & Low transaksi 1/2 jam menjelang News Muncul.
  • Silahkan Open BUY di HIGH, lalu SELL di LOW.
  • Ambil Target +100 pips saja.
  • Ambil Stop Lose masing-masing – 30 pips saja.

Strategy ini hamper 90% selalu sukses.


Kuncinya adalah :

  • Ketahui Kapan Jadwal News NFP bakal muncul bulan ini.
  • Siapkan Perangkap 100 pips di 10 menit menjelang News Muncul dengan Posisi seperti yang dijelaskan tadi.
  • Jika anda sudah mencoba menerapkan perangkap ini ,dan berhasil silahkan gunakan Quantity 30 % dari Margin anda.

Simulasi:

Deposit $3000, anda trade dengan $1000 (Quantity 10.000), dengan keuntungan 1 pips = $10, dengan trade 15 menit sebulan sekali ini, 100 pips diperoleh sebagai target sehingga hasil bulanan cukup $1000

Readmore »»

Manajemen Margin

LOATING, TARGET & STOP LOSE STRATEGY

Margin = equity anda yang tersedia untuk menahan kekalahan (minus).

Trade sesungguhnya bukanlah kepintaran anda dalam analysis fundamental (news), analysis Technical (membaca grafik), melainkan hanyalah kepiawaian anda melakukan MANAJEMEN MARGIN.

Terbukti bahwa 90% trader GAGAL dalam trade Forex hanya disebabkan melakukan Manajemen Margin yang salah.

Contoh Manajemen ini sebagai berikut :

Anda Deposit dengan $1.000 pada ForexFirm dengan Laverage 1:100, ini artinya anda memiliki kekuatan quantity sebesar 100.000. Jika anda lakukan trade dengan quantity 10.000 maka sesungguhnya anda telah menggunakan 10% dari margin anda.

Jika ternyata posisi yang anda pilih salah dalam trade, maka anda memiliki kemampuan untuk menahan kekalahan sebesar -900 pips untuk satu posisi tersebut. Jika posisi -900 pada posisi anda dijumpai maka anda akan kena ”MARGIN CALL” dan nilai deposit anda akan menjadi tinggal $100, senilai Quantity anda tadi....hilanglah $900 anda.

Kesalahan ini disebabkan karena anda melakukan FLOATING.

Floating ini adalah membuka posisi SELL ataupun BUY tanpa ditutup dengan TARGET maupun STOP LOSS.

Jika anda tutup dengan Order Target, maka di posisi tersebut posisi anda otomatis tertutup dengan hasil PROFIT. Jika anda tutup dengan Order Stop Loss, maka posisi tersebut otomatis tertutup dengan hasil MINUS. Tradding dengan FLOATING adalah BUNUH DIRI....!!!!

Nah, untuk menghindari hal ini, anda harus melakukan manajemen margin yang akurat, caranya adalah :

  1. BUY hanya disaat posisi currency RENDAH.
  2. SELL hanya disaat posisi currency TINGGI.
  3. Sebaiknya jangan gunakan Margin > 10 %.

Sekarang permasalahannya kan udah berubah…….

Permasalahannya adalah bagaimana caranya menemukan bahwa harga saat ini adalah merupakan harga Rendah atau Harga Tinggi agar bisa dilakukan Open Posisi yang sesuai

Readmore »»